TLS-BCT, Senjata Elektronik Tempur Tercanggih Milik Angkatan Darat AS

oleh -102 views
Tank (ilustrasi). Pada September 2023 Angkatan Darat AS akan menguji Terrestrial Layer System-Brigade Combat Team (TLS-BCT), senjata yang menggabungkan kemampuan intelijen siber, jamming dan sinyal. Foto: EPA-EFE/VALDA KALNINA

Porostimur.com, Augusta – Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) akan memamerkan salah satu senjata elektronik tempurnya pada tahun ini. Pada September mendatang Angkatan Darat AS berencana menguji Terrestrial Layer System-Brigade Combat Team (TLS-BCT).

Eksekutif program untuk intelijen, peperangan elektronik, dan sensor Angkatan Darat AS (PEO IEW&S) Brigadir Jenderal Ed Baker mengatakan senjata ini menggabungkan kemampuan intelijen siber, jamming dan sinyal.  

“Ini semua ada pada Stryker dan akan diuji sebanyak fungsi yang bisa dilakukannya, mulai dari EW (Electronic Warfare atau kapabilitas tempur elektronik) sampai SIGINT (Signals Intelligence atau kapabilitas mengumpulkan dan menganalisa informasi dari radar), berdasarkan batas jangkauan dan hasil ancamannya,” kata Barker pada Defence News di sela pertemuan AFCEA TechNet Augusta, Selasa (15/8/2023) kemarin.

Baca Juga  Suzuki Tampilkan Mobil Passenger Unggulannya di Jakarta Fair 2024

“Pada dasarnya ini mengkarakterisasi sistem, bagaimana kinerjanya terhadap pemancar ancaman, dan kemampuan untuk melakukan utas misi,” tambah Barker.

Barker mengatakan umpan balik dari pasukan dan kemampuan beradaptasi dengan cepat merupakan kunci keberhasilan pengembangan teknologi.

TLS-BCT merupakan sarana formasi Angkatan Darat untuk memahami lingkungan mereka dan mengganggu jaringan dan elektronik canggih yang digunakan oleh Cina, Rusia, dan musuh AS lainnya. Defence News menjelaskan mengendalikan spektrum elektromagnetik sangat penting dalam peperangan, karena digunakan untuk memandu peluru, berkomunikasi, mengecoh, dan mengalahkan musuh.