TNI AL Tangkap Pembajak KM Mina Sejati. Begini Cerita Ngerinya

oleh -72 views
Link Banner

[carousel_slide id=’12211′]

porostimur.com | Dobo: Insiden pembajakan di atas Kapal Motor (KM) Mina Sejati yang dilakukan oleh tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) ketika berlayar di Perairan Dobo, Kepulauan Aru, Maluku pada Sabtu (17/8/2019) pukul 19.00 WIT, berakhir dengan penangkapan atas tiga pelaku oleh TNI Angkatan Laut.

TNI Angkatan Laut (AL) melakukan pengejaran dan dapat menguasai kapal pada Senin (19/8).

Berikut sejumlah fakta yang dirangkum porostimur.com, melansir TribunWow.com dan Kompas.com mulai kronologi hingga cerita 7 orang meninggal.

Link Banner

1. Kronologi Pertikaian

Pertikaian KM Mina Sejati terjadi pada Sabtu (17/9/2019) pukul 19.00 WIT.

Belum ada kronologi detail yang diterima oleh pihak berwenang atas insiden pertikaian ini.

Sedangkan dijelaskan ada 36 ABK yang mulanya berada di atas kapal.

Markas Besar TNI Angkatan Laut (Mabes TNI AL) menyebutkan, dalam kapal ada 3 orang yang memicu pertikaian.

Tiga ABK tersebut yakni Nurul Huda (Masinis), Ferri Dwi Lesmana dan Qersim ibnu Malik.

Ketiganya disebutkan oleh Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal membekali diri dengan senjata tajam.

“Ya mereka terduga pelaku menggunakan parang,” kata Zaenal.

2. Sebanyak 13 ABK Pilih Lompat

Sedangkan, saat perkelahian terjadi, pada Sabtu (17/8/2019), sebanyak 13 ABK memilih terjun dari kapal untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga  Gelar Razia Pekat, Polres Sula Amankan Tiga Pasangan Bukan Suami Istri dari Penginapan

Namun malang, di tengah laut, 2 ABK diberitakan tewas tenggelam sebelum dihampiri kapal penyelamat.

Para korban yang terjun ke laut, baik selamat atau tidak segera dievakuasi ke atas KM Gemilang.

3. Sebanyak 5 Tewas di Atas Kapal

Sedangkan disebutkan Zaenal pada Senin (19/8/2019), korban meninggal bertambah 5 orang.

5 ABK dilaporkan tewas dalam perkelahian.

“ABK yang meninggal dunia semuanya berjumlah tujuh orang,” kata Zaenal Senin (19/8/2019).

Hingga saat ini ada total ABK yang masih hidup di atas KM Mina Sejati sebanyak 15 orang.

“ABK seluruhnya 36 orang, ada 3 orang pelaku, kemudian karena ketakutan 13 orang menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut, nah yang menceburkan diri ke laut itu dua orang meninggal dan 11 selamat, sehingga masih ada 15 di atas kapal,” terangnya.

“Yang jelas ada 15 orang yang masih hidup termasuk 3 pelaku berada di atas kapal,” ujarnya.

4. Sebelumnya Dikabarkan Pembajakan

Sebelumnya, ramai diberitakan peristiwa dalam KM Mina Sejati merupakan pembajakan.

Hingga Aparat TNI AL juga mengerahkan personelnya bersama KRI Teluk Lada (TLD)-521 untuk menuju ke lokasi kapal itu, Senin (19/8/2019) pukul 01.20 WIT memilih turun tangan dan mengejar kapal tersebut.

Baca Juga  Buntut Pernyataan Puan, PDIP Gagal Melaju di Pilgub Sumbar

Namun diketahui peristiwa ini bukanlah pembajakan melainkan kriminal.

“Perlu digarisbawahi di sini bahwa kejadian tersebut bukan perompakan atau pembajakan,” ungkap Zaenal, Senin (19/8/2019).

Sehingga, tidak ada aksi pembajakan ataupun perompakan terhadap kapal nelayan tersebut seperti yang ramai diberitakan.

“Saya ulangi ya pak, mari kita sama-sama membawa narasi ini bahwa insiden ini bukan perompakan atau pembajakan tetapi ini adalah kejadian perkelahian, kriminal murni di dalam KM Mina Sejati,” terangnya.

5. TNI Kuasai Kapal

Sebelumnya, TNI AL menahan diri untuk memaksa masuk ke dalam kapal karena dikhawatirkan akan ada korban yang kembali berjatuhan.

TNI AL saat itu memilih melakukan upaya dengan cara bernegosiasi.

“Pendekatan yang kita lakukan sambil melakukan pengawasan untuk untuk menganalisa apa yang sebenarnya terjadi di kapal. Kita harus lebih hati-hati karena khawatirnya akan terjadi jatuh korban berikutnya,” ungkapnya.

Hingga pada Senin (19/8/2019) siang menjelang sore, TNI AL akhirnya dapat menguasai kapal KM Mina Sejati.

“TNI AL sudah berhasil naik keatas KM Mina Sejati,” kata Zaenal, Senin (19/8/2019).

Baca Juga  Wakapolda Maluku Brigjen Pol Jan de Fretes Kunjungi Dit Krimsus & Dit Narkoba

“Saat ini (personal TNI AL) sedang melakukan pemeriksaan lebih detail,”ujarnya.

Dituturkan Zenal, sebelumnya, TNI AL telah berulang kali meminta komunikasi dengan ABK KM Mina Sejati namun tak digubris.

Puluhan personel gabungan dari Brimob, Polres, Bakamla, Polairud dan personel SAR Tual dikerahkan untuk membantu pembebasan 23 ABK KM Mina Sejati yang disandera di perairan Kepulauan Aru, Senin dinihari (19/8/2019)
Puluhan personel gabungan dari Brimob, Polres, Bakamla, Polairud dan personel SAR Tual dikerahkan untuk membantu pembebasan 23 ABK KM Mina Sejati yang disandera di perairan Kepulauan Aru, Senin dinihari (19/8/2019) ((RAHMAT RAHMAN PATTY/ Kompas.com))

6. Kapal Nyaris Tenggelam

Kepala Kantor SAR Ambon, Muslimin mengatakan kondisi KM Mina Sejati disebut telah mengalami kebocoran dan kini nyaris tenggelam.

“Kondisi KM Mina Sejati bocor, kamar mesin sudah tergenang air, buritan tenggelam namun masih bisa mengapung,” kata Kepala SAR Ambon Muslimin, Minggu (18/8/2019) malam.

Menurut Muslimin, informasi tersebut didapatkan langsung dari Komandan Armada KRI TLD-521 yang saat ini memimpin misi pengejaran terhadap KM Mina Sejati.

“Saya dapat informasi ini dari komandan armada kapal, informasi ini saya sampaikan ke kalian (wartawan) juga atas persetujuan dari Komandan Lanal Aru,” ujar Muslimin.

Zaenal, pada Senin (19/8/2019), menambahkan, kapal sudah dalam posisi yang sangat miring.

“Informasi terakhir yang saya dapat posisi kapalnya sudah miring saat ini,” kata Zaenal.

“Benar itu betul ada kebocoran di kapal di bagian buritan dan kamar mesin, soal penyebabnya masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya. (red/tribunwow/kcm)