TNI Proses Hukum Oknum Prajurit yang Terlibat Bentrokan di Ambon dan Timika

oleh -157 views
Link Banner

Porostimur.com – Jakarta: Pusat Polisi Militer TNI bersama-sama dengan Pusat Polisi Militer TNI AD atau Angkatan terkait sedang melakukan proses hukum terhadap semua oknum Prajurit TNI yang terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut. Hal itu ditegaskan Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa, menyikapi beberapa kasus pelanggaran Prajurit TNI belakangan ini.

“TNI juga sudah melakukan koordinasi dengan Polri untuk melakukan proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut,” ujar Kapuspen TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dikutip Rabu (1/12/2021).

Adapun kasus pelanggaran hukum antara lain, bentrok di Ambon antara Oknum TNI AD Provost Denmadam XVI/PTM dengan Oknum Satlantas Polresta Ambon pada pukul 18.07 WIT, Rabu, 24 November 2021.

Baca Juga  Kejari Ternate Pastikan Terus Dalami Proyek Menara Masjid Almunawwar

Bentrok di Tembagapura Kabupaten Mimika antara Oknum TNI AD dari Satgas Nanggala dengan Oknum Polri dari Satgas Amole Brimobda Aceh, pada pukul 17.53 WIT, Sabtu, 27 November 2021.

Terbaru bentrok di Batam antara Oknum TNI AD dari Batalyon Infanteri Raider Khusus 136/TS dengan Oknum TNI AL dari Batalyon 10 Marinir pada pukul 22.30 WIB, Sabtu, 27 November 2021. Insiden itu terekam kamera dan tersiar luas di media sosial melalui akun Twitter @yaniarsim.

Dari rekaman video berdurasi 30 detik, terlihat bentrok fisik antara dua pasukan elite TNI itu terjadi di sebuah jembatan yang tengah dipadati warga.

Terdengar pula teriakan-teriakan dari para pria yang bergerak ke tengah jalan. Meski tidak terlihat secara jelas, namun tampak mereka tengah menyasar satu orang pria lain. Warga serta anak-anak yang ketakutan mencoba masuk ke dalam sebuah mobil untuk meninggalkan lokasi. (red)