TPK Hotel Bintang Provinsi Maluku Utara pada Februari 2021 sebesar 34,73 persen

oleh -322 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Maluku Utara pada Februari 2021 sebesar 34,73 persen atau naik sebesar 3,73 poin bila dibandingkan Januari 2021 yang sebesar 31,00 persen.

Kepala BPS Malut, Atas Perlindungan Lubis melalui ketenangan tertulisnya yang diterima Porostimur.com, Jum’at (9/4/2021) menyatakan, data-rata lama menginap tamu di hotel bintang pada Februari 2021 adalah sebesar 1,43 hari, turun 0,59 poin dibanding dengan bulan sebelumnya.

Menurut Parlindungan, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Maluku Utara pada Februari 2021 sebesar 34,73 persen atau turun sebesar 6,41 poin bila dibandingkan Februari 2020 yang sebesar 41,15 persen.

“Rata-rata lama menginap Tamu Mancanegara di hotel bintang pada Februari 2021 di Maluku
Utara sebesar 1,40 turun 0,53 poin dibanding Januari 2021 sebesar 1,93 hari. Sedangkan rata-rata lama menginap Tamu Nusantara hotel bintang Februari 2021 sebesar 1,43 hari atau turun 0,59 poin dibanding Januari 2021 sebesar 2,02 hari,” ujarnya.

Saut menjelaskan, secara keseluruhan rata-rata lama menginap Tamu Mancanegara dan Nusantara di hotel bintang pada Februari 2021 adalah sebesar 1,43 hari atau turun 0,59 poin dibanding dengan bulan sebelumnya yang sebesar 2,02 hari.

Baca Juga  Hadiri Pembongkaran Masjid Tua, Hanubun Minta Bulan Maret Masjid Al-Idrus Baru Sudah Rampung

“Pada bulan Februari 2021 jumlah tamu mancanegara yang datang di Maluku Utara dan
menggunakan fasilitas akomodasi hotel bintang sebanyak 10 orang, turun 64,29 persen jika dibandingkan dengan Januari 2021, namun jika dibandingkan dengan Februari 2020 mengalami penurunan sebesar 44,44 persen,” ujar Parlindungan.

“Sedangkan Jumlah tamu nusantara yang datang di Maluku Utara dan menggunakan fasilitas akomodasi hotel bintang pada Februari 2021 sebanyak 4.872 orang atau turun sebesar 12,37 persen dibanding jumlah tamu nusantara Januari 2021 yang sebanyak 5.560 orang, namun jika dibandingkan dengan Februari 2020 mengalami penurunan sebesar 7,83 persen,” pungkasnya. (adhy)