TPNPB-OPM Klaim Bertanggungjawab, Pangdam Kasuari: Mereka Hanya Cari Panggung

oleh -87 views
Link Banner

Porostimur.com | Manokwari: Di saat aparat keamanan memburu pelaku penyerangan Pos Persiapan Koramil (Posramil) Kisor, Distrik Maybrat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat yang menewaskan empat prajurit TNI, muncul pernyataan yang mengejutkan dari kelompok separatis Papua.

Juru Bicara Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom mengklaim terkait insiden penyerangan Posramil Kisor.

“Panglima kodap IV Sorong Raya Brigjen Deny Mos dan pasukannya bertanggungjawab aksi penyerangan ini dan Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM di bawah Pimpinan Jenderal Goliath Tabuni bertanggung jawab secara komando,” kata Sebby melalui keterangan tertulis, Kamis (2/9/2021).

Menaggapi hal itu, Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, mengatakan TPNPB OPM hanya mencari panggung.

“Mereka bicara di media sosial itu, mereka cari panggung,” kata Cantiasa, Jumat (3/9/2021).

Baca Juga  Terima Staf Jasa Raharja, Ini Kata Kapolda Maluku

Cantiasa menegaskan, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah negara yang sudah berdaulat.

“Kalau ada saudara kita yang masih bersebrangan, maka coba dirangkul. Kalau dia masih tetap kepala batu, maka kita akan hancurkan,” tegas Cantiasa.

Jamin Keamanan Papua

Cantiasa pun memerintahkan pasukannya untuk mengejar para pelaku.

Dia juga memastikan aparat akan tegas kepada siapa saja yang berusaha melawan.

“Saya sudah memerintahkan kepada Dankoops Korem 181 untuk melakukan pengejaran,” kata dia.

Menurutnya, personel Pos Koramil Persiapan Kisor selama ini berhubungan baik dengan masyarakat sekitar dan tidak pernah terjadi masalah.

Cantiasa pun menjamin situasi di Papua Barat, khususnya di Maybrat tetap aman dan kondusif.

Baca Juga  Kunjungi Detasemen Kavaleri 5/BLC, ini Arahan Pangdam XVI/Pattimura

“Kepada seluruh masyarakat Maybrat agar tetap tenang karena saya telah bersumpah untuk menjaga keamanan di sini dan melakukan pembinaan,” kata Cantiasa.

(red/tribunbali)