Transplantasi Karang Pantai Ora: Aksi Konservasi Untuk Pemulihan Ekosistem Terumbu Karang

oleh -17 views
Link Banner

Porostimur.com | Masohi: Delapan orang personil Balai Taman Nasional Manusela (BTN Manusela) bersama 10 orang personil PT Angkasa Pura Airports Pattimura Ambon dan empat orang personil dari Komunitas Selam Kota Ambon melakukan  kegiatan transplantasi karang di Pantai Ora, Taman Nasional Manusela pada Sabtu (17/10). 

Kegiatan/Aksi bersama ini bagian dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bina Lingkungan PT Angkasa Pura Airports Ambon yang bertujuan mempercepat pemulihan ekosistem terumbu karang di Pantai Ora yang merupakan salah satu obyek wisata unggulan Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah. 

Pemulihan ekosistem terumbu karang dilakukan di spot-spot yang mengalami kerusakan akibat praktek penggunaan bom untuk menangkap ikan di masa lalu. 

Baca Juga  DPD Pospera Maluku Polisikan Jubir Menteri BUMN, Arya Sinulingga

Bagi BTN Manusela, PT Angkasa Pura dan Komunitas Selam Kota Ambon, aksi ini adalah kali kedua setelah tahun 2018 juga digelar aksi serupa. Transplantasi karang kali ini  ‘menanam’ sebanyak 300 anakan karang jenis Acropora formosa.

Teknik transplantasi yang dilakukan menggunakan metode jaring dan rangka. Transplantasi terumbu karang dilakukan dengan cara mencari karang-karang yang patah di lokasi-lokasi yang subur sepanjang 5-10 cm untuk dipindahkan dan ditanam pada media tanam berupa rangka besi yang berbentuk kubah dan persegi yang memiliki ukuran panjang 1.80 meter, lebar 1 meter dan tinggi 70 cm sebanyak 6 buah.

Media tanam kemudian ditempatkan di lokasi-lokasi yang mengalami kerusakan terumbu karang. Sejak proses perencanaan, kemudian survei, persiapan bibit, alat dan perlengkapan hingga aksi penenamannya secara keseluruhan membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan.

Baca Juga  Lawan Corona, Brimob Maluku Kembali Semprotakan Cairan Disinfektan

Balai Taman Nasional (BTN) Manusela mendukung aksi transplantasi karang ini karena akan membantu pemulihan ekosistem terumbu karang  di Pantai Ora yang menjadi salah satu obyek wisata unggulan Provinsi Maluku yang sudah termasyur hingga mancanegara. 

Jadi, walaupun sejatinya Taman Nasional Manusela masih ditutup dari kunjungan wisata, pihak Balai TN Manusela mempersilakan PT Angkasa Pura dan Komunitas Selam Kota Ambon untuk menjalankan programnya dengan tentu saja disertai personil BTN Manusela. 

Aksi ini juga mendapat dukungan dari Bupati Maluku Tengah, yang walaupun beliau tidak sempat hadir, tetapi menunjuk Camat Seram Utara Barat untuk hadir dalam aksi ini.

Tentu saja, dalam situasi Pandemi Covid-19 ini, BTN Manusela dan PT Angkasa Pura Airports Pattimura akan menerapkan Protokol Pencegahan Covid-19 yang ketat guna mencegah penularan seperti social distancing dan pengunaan masker. (red)

Baca Juga  In Memoriam Arief Budiman: Islam dan Berhala Kapitalisme

Sumber : Balai Taman Nasional Manusela