Transportasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan Tekan Inflasi Maluku

oleh -88 views
Link Banner

[carousel_slide id=’11594′]

@Porostimur.com | Ambon : Selain kelompok sandang yang menahan lajunya inflasi bulanan di Maluku, turunnya tekanan inflasi Maluku pada bulan Juli 2019 juga disebabkan oleh kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan.

Dimana kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan ini kembali mengalami deflasi 1,73% (mtm), setelah deflasi pada bulan Juni sebesar 0,32% (mtm).

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang, dalam rilis berita yang diterima wartawan, Sabtu (3/8).

Link Banner

”Deflasi tersebut disebabkan oleh turunnya harga tiket angkutan udara full service, terutama untuk rute Ambon-Jakarta dan Ambon-Makassar, sedangkan untuk rute antar daerah di Provinsi Maluku harganya tetap tinggi, seperti Ambon-Langgur dan Ambon-Saumlaki. Di lain sisi, harga tiket angkutan udara kelas Low Cost Carrier (LCC) juga tetap tinggi.

Baca Juga  Cak Nun: Apa Alasanmu Jahat ke Rakyat? Sengkuni Saja Tidak Sejahat Kamu

Peraturan Pemerintah Pusat terkait penurunan harga tiket angkutan udara hingga 50%, baru berdampak pada maskapai full service di Maluku,” ujarnya.

Menurutnya, dalam hal mengendalikan inflasi TPID Maluku selalu berkoordinasi dengan TPID Kota dan Kabupaten.

”Pada bulan Juli 2019 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi TPID Maluku bersama dengan Dishub untuk melakukan pengawasan terhadap proses bongkar muat di pelabuhan. Pengamatan juga akan dilakukan terhadap kargo yang dengan sengaja diinapkan di area bongkar muat,” jelasnya.

Selain koordinasi dengan Dishub untuk pengawasan, akunya, koordinasi juga dilakukan TPID Maluku dengan Satgas Pangan.

Dimana, TPID Kota Ambon sedang melakukan proses persetujuan Perda yang mengatur mekanisme proses lelang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Baca Juga  Satu Lagi Warga Ambon Positif Covid-19 Berdasarkan Rapid Test

”Hal ini bertujuan agar harga ikan di tempat pelelangan terbentuk secara wajar. Selain itu, TPID Kota Ambon juga sedang dalam proses persetujuan Perda Ikan Budidaya yang bertujuan untuk mendorong produksi ikan budidaya sebagai subtitusi terhadap ikan tangkap. BI Maluku terus berupaya bersama dengan Dinas Pertanian Kota Ambon untuk membasmi Hama Gemini. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi tanaman horti. Selain itu, KPw BI Maluku juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kota Ambon untuk membangun green house dan penerapan penggunaan screen house pada pertanian tanaman hortikultura,” tegasnya.

Ditambahkannya, inflasi Provinsi Maluku pada tahun 2019 diperkirakan akan berada pada tingkat yang rendah dan stabil serta berada pada sasaran inflasi sebesar 3,5%±1% (yoy).

Baca Juga  Cegah Corona, Polsek Geser Bersihkan Lingkungan Kantor

Dimana dalam mengendalikan harga, pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku senantiasa berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemprov Maluku dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Maluku, TPID Maluku, TPID Kota/Kabupaten se-Maluku, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Satgas Pangan dan pihak terkait lainnya.

”Adapun pengendalian inflasi di Maluku dilakukan melalui strategi kebijakan 4K, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif,” pungkasnya. (keket)