Trauma Musim Lalu Tak Boleh Terulang, Liverpool Bertumpu pada Bek Muda Prancis

oleh -28 views
Link Banner

Porostimur.com | Liverpool: Klub papan atas Liga Inggris, Liverpool, bertekad tak mengulang trauma musim lalu.

The Reds, julukan Liverpool, akan berjuang sekeras mungkin untuk terhindar dari badai cedera yang menimpa pemain belakang mereka.

Sebagaimana diketahui, duo pemain belakang andalan Liverpool, Virgil Van Dijk dan Joe Gomez harus absen hampir semusim penuh karena berkutat dengan cedera.

Alashil, The Anfield Gang harus memasang bek tengah yang berbeda-beda untuk mengarungi semua kompetisi yang diikuti, termasuk Liga Inggris.

Bek Liverpool Belanda Virgil van Dijk (tengah) merayakan mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Liverpool dan Leeds United di Anfield di Liverpool, Inggris barat laut pada 12 September 2020.
Bek Liverpool Belanda Virgil van Dijk (tengah) merayakan mencetak gol kedua timnya selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Liverpool dan Leeds United di Anfield di Liverpool, Inggris barat laut pada 12 September 2020. (PAUL ELLIS / POOL / AFP)

Tim asuhan Jurgen Klopp ini bergerak cepat untuk mencari siasat jika skenario terburuk musim lalu itu terulang lagi.

Liverpool yang sudah mengamankan jasa Ibrahima Konate bakal benar-benar menjaga kondisi sang pemain.

Konate sendiri langsung bergabung dengan armada The Kop yang tengah menjalani persiapan di Austria.

Baca Juga  Ngurbloat: Pantai dengan Pasir Terlembut se-Asia

Pemain yang didatangkan dengan mahar 36 juta Pounds itu bisa jadi solusi instan duet ideal Virgil Van Dijk.

Pemuda berusia 22 tahun ini kemungkinan bisa menggulingkan posisi Joe Gomez yang selama ini kerap mendampingi Van Dijk.

Apalagi jika menilik performa Konate sewaktu membela klub lawasnya, RB Leipzig.

Ia membentuk benteng pertahanan kokoh bersama Dayot Upamecano.

Keduanya sering membuat lini penyerangan lawan frustasi dengan rapatnya barisan belakang Leipzig.

Liverpool tentu berharap performa yang tak jauh berbeda dari apa yang sudah ditunjukkan Konate musim lalu.

Ditambah lagi, sang pemain sendiri yang nampak bersemangat untuk segera bertempur dengan baju perang Liverpool.

“Saya adalah pemain yang besar, kuat dan tak takut dengan bola,” ungkap Konate dikutip dari Liverpool Echo.

“Saya bisa mencetak gol lebih baik dengan menggunakan kaki daripada kepala.”

Baca Juga  Klopp Gembira Karena Kondisi Kuartet Pertahanan Liverpool Makin Bagus untuk Mengarungi Liga Inggris

“Itu memang terdengar aneh, tapi itulah keadannya.”

“Ya, saya memang mempunyai semua itu, tetapi saya perlu banyak berlatih lagi untuk menjadi lebih baik,” sambungnya.

Konate sendiri juga sadar dengan tantangan yang akan ia hadapi di Liga Inggris.

Pemain asal Prancis ini tahu betul ciri khas permainan Premier League yang sangat mengandalkan fisik prima.

Hal itu barangkali berbeda dari apa yang tersaji di tanah Jerman.

Pada kompetisi Bundesliga Jerman, skill menawan dan adu taktik yang rumit seringkali menghiasi laga.

Bek Inggris Liverpool Joe Gomez (kanan) persembunyian gelandang Belgia Manchester City Kevin De Bruyne (tengah) selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester City dan Liverpool di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 8 November 2020.
Shaun Botterill / POOL / AFP
Bek Inggris Liverpool Joe Gomez (kanan) persembunyian gelandang Belgia Manchester City Kevin De Bruyne (tengah) selama pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester City dan Liverpool di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 8 November 2020. Shaun Botterill / POOL / AFP (Shaun Botterill / POOL / AFP)

Alhasil, kekuatan fisik tak menjadi persoalan yang terlalu penting untuk diadu di atas lapangan.

Untuk itu, ia akan berusaha meningkatkan kualitas permainannya guna membantu Liverpool kembali berjaya di Liga Inggris.

Baca Juga  3 Drama Keributan di Anfield Ketika Liverpool Menjamu Chelsea

“Saya sudah menonton beberapa pertandingan Premier League,” ujar Konate.

“Dan semua orang tahu kompetisi ini memerlukan intensitas tinggi.”

“Ada banyak pemain kuat lainnya juga.”

“Ini akan menjadi hal rumit tetapi saya suka tantangannya,” lanjutnya.

(red/tribunnews.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.