Porostimur.com, Washington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan ancaman keras menjelang perundingan dengan Iran yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan.
Trump menyatakan Washington tengah meningkatkan kesiapan militernya dengan memuat persenjataan dalam skala besar, sebagai bentuk tekanan dalam proses negosiasi.
“Kami memuat kapal-kapal dengan senjata terbaik yang pernah dibuat, bahkan pada tingkat yang lebih tinggi daripada yang biasa kami gunakan untuk melakukan penghancuran total,” ujar Trump kepada New York Post, Jumat (10/4/2026).
Ia menegaskan, jika tidak tercapai kesepakatan dengan Teheran, kekuatan tersebut akan digunakan secara efektif.
Tekanan Jelang Negosiasi
Pernyataan Trump dinilai sebagai bagian dari strategi tekanan yang kerap digunakan dalam setiap perundingan dengan Iran. Di sisi lain, Washington tetap membuka jalur diplomasi melalui pertemuan yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad.
Pembicaraan tersebut diperkirakan akan fokus pada sejumlah tuntutan utama AS, termasuk pengawasan terhadap sekitar 1.000 pon uranium yang diperkaya milik Iran, serta pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran internasional.
Sebelumnya, Trump juga mengumumkan telah menyetujui gencatan senjata bilateral selama dua minggu dengan Iran sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan.









