Tujuh Desa di Kabupaten Buru Terendam Banjir

oleh -92 views
Link Banner

Porostimur.com | Namlea: Hujan deras yang terus mengguyur Pulau Buru sepekan terakhir, mengakibatkan banjir di sejumlah desa a kibat meluapnya sungai Waeapo.

Kapolsek Waeapo, Polres Buru, Ipda Zainal kepada media ini, Sabtu (18/7/2020) mengatakan, ada tujuh desa yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Waeapo.

Ketujuh desa tersebut menurut Kapolsek adalah sebagai berikut:

  1. Desa Waehata Kec. Waelata Kab. Buru dengan ketinggian Air 30 cm s/d 40 cm jalan transportasi menuju desa waehata terputus namun masyarakat setempat telah membuat jalan alternatif lain.
  2. Desa Waeleman Kec. Waelata Kab. Buru dengan ketinggian Air 40 cm s/d 60 cm saat ini jalan transportasi menuju desa waeleman tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda dua.
  3. Dusun SP2 Desa Debowae Kec. Waelata Kab. Buru dengan ketinggian Air 30 cm s/d 40 cm
  4. Desa Lele Kec. Lolongguba Kab. Buru dengan ketinggian Air 20 cm s/d 40 cm
  5. Desa Waegeren Kec. Lolongguba Kab. Buru ketinggian Air 10 cm s/d 30 cm
  6. Desa Ohilahin Kec. Lolongguba Kab. Buru dengan ketingian Air 30 cm s/d 60 cm
  7. Dusun Air mendidih Desa Waenetat Kec. Waeapo Kab. Buru. dengan ketingian Air 30 cm s/d 50 cm, adapun rumah warga yang telah tergenang air berjumlah 23 rumah.
Baca Juga  Mantan Sekwan DPRD Maluku Tutup Usia di Makassar

Kapolsek Waeapo juga mengatakan bahwa mengatakan, pihaknya telah melakukan kegiatan Patroli ditempat-tempat rawan banjir dan yang terkena banjir.

“Walaupun tidak memakan korban tetapi Kapolsek Waeapo menghimbau agar masyarakat selalu waspada jika sewaktu-waktu banjir datang tiba-tiba”, ujarnya.

Selain melakukan pemantuan, Kapolsek Waeapo beserta anggotanya juga membantu Proses Pemindahan Barang-Barang yang terkena dampak banjir tersebut ke tempat yang lebih aman.

Tidak lupa Polsek Waeapo melakukan koordinasi dengan warga sekitar dan warga yang terkena dampak banjir tersebut agar mencari tempat yang aman agar bisa terhindar dari bencana banjir susulan mengingat curah Hujan di Kecamatam Waeapo masih tinggi selama musim penghujan saat ini. (ima/hp)