Tumpahan Minyak Cemari Pantai, Warga Jambula Ternate Kepung Pertamina Ternate

oleh -122 views
Link Banner

Porostimur.com, Ternate – Puluhan warga dan para nelayan Kelurahan Jambula, Ternate, Maluku Utara yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jambula Menggugat (AMJM), melakukan aksi unjuk rasa di PT Pertamina (Persero) Ternate, Kamis, (7/3/2002)

Aksi tersebut digelar masyarakat akibat dugaan adanya kebocoran pipa pada saluran di dasar laut yang mengakibatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax dan Solar tumpah, dan mencemari perairan Jambula serta merusak ekosistem laut.

Warga menilai, kebocoran pipa dan tumpahan bahan bakar minyak (BBM) yang diduga milik PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Ternate itu, pesisir dan perairan laut Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara tercemar.

Dampak pencemaran yang mulai meluas itu membuat warga Jambula menggelar aksi memboikot aktivitas Kantor PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Ternate, Kamis (7/4).

“Insiden kebocoran pipa saluran terjadi pada saat kapal Musi dan Latomas, melakukan distribusi BBM jenis Pertamax dan Solar pada tanggal 5-6 April 2022,” Koordinator lapangan, Aldrian Ishak dalam orasinya.

Baca Juga  Besok Komisi II DPRD Kota Ambon Akan "On The Spot" Ke SPBU Lateri

Adrian bilang, akibat tumpahan minyak tersebut, membuat warga dan nelayan setempat merasa tidak nyaman. Selain itu, tumpahan minyak, yang sudah menyebar ke pesisir pantai sehingga dikhawatirkan berdampak buruk bagi masyarakat sekitar.

Aldrian Ishak meminta pihak Pertamina bertanggung jawab terhadap kerusakan ekosistem dan ganguan kesehatan masyarakat setempat.

Pasalnya, dengan adanya insiden tersebut, para nelayan justru kesulitan bernapas saat melaut, lantaran uap minyak yang menyengat naik ke permukaan laut sehingga bisa menghambat pernapasan manusia terutama para nelayan yang sedang melaut,”

Di sisi lain Manager Fuel Pertamina Ternate S. Pangandaheng  saat ditanya jurnalis porostimur.com menyampaikan bahwa pihaknya sudah kordinasi dengan pimpinan Pertamina di Jayapura Papua terkait insiden yang terjadi.

Baca Juga  Kota Ambon Resmi Sandang Status Kota Kreatif Berbasis Musik di Dunia Versi UNESCO.

“Jadi Insyaallah besok pimpinan datang langsung untuk mendengarkan keluhan masyarakat Kelurahan Jambula, Kota Ternate,” jelasnya. (Amir)