Tunjuk SP duta medsos Ambon, Louhenapessy tuai kritikan netizen

oleh -65 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Beberapa waktu lalu, tayangan sebuah acara pada salah satu televisi nasional, sempat mengguncang warga Kota Ambon.

Shafiq Pontoh alias SP, salah satu narasumber yang diwawancarai stasiun televisi dimaksud, menyatakan warga Kota Ambon gagap teknologi (gatek) dan tidak pernah menggunakan medsos.

 

Sontak saja, statemen yang dibuat SP mengundang adrenalin warga dan menciptakan atmosfir yang sangat panas.

Meskipun SP sendiri sudah meminta maaf secara resmi melalui stasiun televisi dimaksud, namun kesan yang ditinggalkannya seolah berbekas bagi warga kota yang kerap dikenal dengan julukan manise ini.

Keputusan Pemerintah Kota Ambon menunjuk Shafiq Pontoh/SP sebagai duta media sosial (medsos) Kota Ambon, akhirnya menuai kritikan dari warga pengguna media sosial itu sendiri.

Baca Juga  Warga Desa Sekom Hingga Kini Belum Terima BLT Desa

Berbagai akun pada media sosial yang dimiliki warga Kota Ambon dalam berbagai tingkatan dan kalangan menyoroti langkah pengambil kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang diawaki Richard Louhenapessy,SH dan Syarief M. Hadler.

Sebagian pengguna media sosial yang kerap dikenal dengan sebutan netizen ini, menilai SP bukan dalam kapasitas yang tepat mewakili kaum muda Kota Ambon.

SP dinilai netizen bukan hanya menjatuhkan kredibiltas warga Kota Ambon, namun hal yang paling utama disoroti netizen adalah yang bersangkutan bukan warga Kota Ambon ataupun berasal dari Ambon.

Bahkan dengan tegas netizen juga menyatakan bahwa masih banyak anak muda di Kota Ambon yang berkemampuan canggih dan cerdas dalam sisi informasi dan teknologi (IT) dan lebih layak dijadikan duta medsos Kota Ambon.

Baca Juga  Maret 2021, Kota Ambon Alami Inflasi sebesar 0,38 persen. Kota Tual 0,20 persen

Meskipun menerima kritikan pedas dari warganya melalui medsos, namun Louhenapessy sendiri masih belum memberikan komentar resminya terkait masalah ini. (keket)