Tuntut Transparansi Dana PEN, GMKI Geruduk Kantor Gubernur Maluku

oleh -302 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Ambon, melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Maluku, Rabu (21/4/2021 ) siang.

Dalam aksinya, para pendemo ini meminta kejelasan dan transparansi kebijakan Gubernur Maluku, Murad Isamail, dalam pengelolaan pinjaman dana Rp. 700 miliar dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Menurut pengkajian GMKI ini, kebijakan Gubernur Maluku, Murad Ismail, telah melenceng dari pada kebutuhan masyarakat. Yang pertama, mengenai dana PEN berdasarkan UU Nomor 23, Tahun 2020.

“Bahwa pengunaan dana PEN itu dilimpahkan kepada pemberdayaan masyarakat. Untuk kemudian mendongkrak perekonomian nasional itu sendiri, ” ujar korlap, Ongki Leslessy kepada wartawan porostimur.com di Kantor Gubernur Maluku.

Bagi kami berkaitan dengan dana PEN di Maluku, yang di mana di tengah kondisi pandemi covid-19 yang akan merembek ke seluruh sektor kehidupan masyarakat seperti kehidupan ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lain sebagainya.

Baca Juga  4 OPD diminta sinergi tangani dampak kebakaran Pasar Sanggeng

Maka mestinya, ada kebijakan Pemerintah dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, kalau hanya di fokuskan untuk pembangunan infrastruktur tentu akan menjadi persoalan.

“Seperti pembangunan Warung Katong di Islamic Center yang menelan angaran berkisar Rp. 2 miliar lebih ini nilai telah menyalagunakan angaran, logika sajalah mana ada pembangunan caffe sampai Rp. 2 miliar,” ujar Ongki.

Sehingga GMKI meminta agar dapat bertemu tatap muka bersama Gubernur Maluku, Murad Ismail, supaya dapat menanyakan hal ini.

“Kami akan kembali dengan agenda yang sama jika belum ada tanggapan dari Gubernur Maluku untuk tatap muka,” tutupnya. (nicolas)