Tuntut Haknya, APDESI Kepung Kantor Bupati Halbar

oleh -680 views
Link Banner

Porostimur.com|Jailolo: Massa aksi dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Halamhera Barat (Halbar) mengepung Kantor Bupati Halbar guns menuntut haknya yang diabaikan oleh Pemda Halbar.

Amatan Porostimur.com, Selasa (2/6/2020) massa aksi dari Apdesi berdatangan dengan membawa spanduk bertuliskan “APDESI & MASYARAKAT HALBAR MENGGUGAT”.

Satu mobil truk membawa sound sistem, sedangkan massa aksi lainnya berjalan kaki menuju lokasi aksi.

Tuntutan Apdesi dan warga ini adalah bagian dari ekspresi kekecewaan para kepala desa dan warga terhadap Pemda Halbar atas keterlambatan pembayaran Tunjangan dan Siltap. Adapun sebagian desa belum dicairkan  BLT-DD ke rekening desa.

Link Banner

Rustam Fabanyo selaku Ketua Apdesi Halbar dalam orasinya menyampikan bahwa pemrintah daerah harus bertanggung jawab terkait persoalan ini, Apdesi sudah lama melakukan komunikasi secara persuasif maupun dengan cara komunikasi lainnya.

Baca Juga  Pemkab Kepulauan Sula Akan Siapkan Dua Kapal Gratis Untuk Masyarakat

“Kami didzolami, kelalaian ini adalah gegalnya bupati dan wakil bupati, padahal kami sudah berulang kali konsultasi secara persuasif, tapi itu hanya diberikan berupa janji,”ungkapnya.

“Kami meminta bupati dan wakil bupati agar bertanggung jawab dengan persoalan ini dan seluruh kades kades pada hari ini tidak ada lagi diskusi tapi kepastian pembayaran hak, dan besok sudah harus pemda realisasikan ke rekening desa,” tegasnya.

Rustam bilang, selama ini Pemdes sekabupaten Halbar bekerja menahan lapar, walaupun Pemdes terus dicaci maki oleh warga di desa, padahal ini adalah kegagalan Pemda Halbar dalam pelayanan. 

“Kami Pemdes dibully oleh masyarakat kami, dalam hal keterlambatan pelayanan, padahal selama ini kami berjuang untuk menjawab keresahan warga, dan hari ini kami sudah tidak mampu dengan kebohongan, sehingga langkah ini kami lakukan,” jelasnya.

Baca Juga  Arsul Sani Buka-Bukaan: RUU HIP Itu Usulan dari PDIP, Kami PPP Setuju Tapi Cuma Untuk Atur BPIP

Kata Rustam, walaupun hari ini dinilai melanggar Maklumat Kapolri, kami lebih baik mati di atas perjuangan daripada menderita di atas janji -janji.

“Keterlamabatan ini sama halnya dengan
pemda lah yang merusak dan membuat keterlambatan pelayanan warga desa maupun pembangunan di desa,” cetusnya.

Ketegasan Apdesi bahwa, jika besok batas waktu jam 12 jika pemda tidak merealisasikan tuntutan ini, maka Apdesi Halbar akan melaporkan pemda ke pihak Kepolisian.

Untuk diketahui, bahwa hak Pemdes dalam hal ini siltap dan tunjangan yang belum dibayar oleh pemda Halbar itu bervariasi, yang dimana terbanyak di dua bulan dan tiga bulan. (ash)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *