Turun Kampanye, Usman Sidik Sayangkan Kondisi Jalan di Pulau Obi

oleh -58 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Hi. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba berkunjung di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Provinsi Maluku Utara (Malut)

Dengan maksud kampanye Hi. Usman Sidik Selasa, (20/10/2020) mengunjungi Desa Tapa, Kecamatan Obi Barat, Desa Laiwui, Kampung Baru dan Desa Akegula Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan

Dalam orasi politiknya, pria kelahiran Makayoa itu mengatakan bahwa, perbedaan pilihan dalam berpolitik terkadang menjadi alasan retaknya persatuan persaudaraan dan bahkan mengikis silaturrahmi antara sesama

Maka, kehadiran Usman-Bassam dalam hajatan Pilkada Halsel tahun 2020 ini, akan mempersatukan kembali keretakan Masyarakat yang terkotak-kotak karena perbedaan itu. Gabungan sembilan partai dalam koalisi gemuk ini, merupakan salah satu bentuk nyata dalam memperkecil keretakan itu

“Setiap Kali ada momentum politik torang selalu saja berbeda kepentingan dan itu, terus menerus terjadi, sehingga kita mengabaikan hakekat persaudaraan yang telah susapaya dibangun Oleh moyang kita”, kata Usman.

Baca Juga  Lantamal IX Gelar Edukasi dan Sosialisasi Virus Corona

Selain itu, Calon Bupati Halsel ini juga menyentil terkait dengan pembangunan infrastruktur di pulau Obi, dimana Pulau Obi merupakan salah satu wilayah di kabupaten Halsel yang memiliki konstribusi besar bagi Negara karena, pulau Obi merupakan pulau industri

“Seharusnya Pulau Obi layak mendapatkan Pembangunan Jalan dan jembatan berstatus Strategis nasional karena merupakan Wilayah Industri yang punya konstribusi besar bagi Negara ini”, imbuhnya.

Wakil Bendahara Partai PKB itu juga mengemukakan bahwa, sangat disayangkan kondisi Kepulauan Obi ini, karena tanah yang ada di Pulau Obi memiliki potensi yang begitu berarti bagi masyarakat Halmahera Selatan, khususnya di Kepulauan Obi ini.

“Banyak potensi di tanah Obi ini, kenapa kondisi jalan, jembatan, fasilitas kesehatan, pendidikan dan bahkan akses jaringannya begitu mengisahkan rasa sedih di hati. Seharusnya fasitas jalan dan jembatan di Pulau Obi mesti berstatus strategis nasional,” imbuhnya.

Baca Juga  Besok Malam, Gerhana Bulan Penumbra, Catat Jamnya

Di lain kesempatan, Ketua Fraksi Partai Golkar Rustam Ode Nuru mengatakan bahwa, Usman-Bassam diusung oleh sembilan partai politik, dimana untuk wilayah se-Kecamatan Obi terdapat lima orang Anggota DPRD yang terhinpun dalam koalisi besar Usman-Bassam.

“Maka bisa dipastikan koalisi gemuk yang memiliki 21 orang anggota DPR, akan lebih mudah untuk mendorong pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan yang ada di Pulau Obi”, pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPR Fraksi PDIP, Haryadi Hi. Ibrahim mengemukakan, bahwa memilih pemimpin seharusnya, yang mampu melihat dan merasakan keluhan dan keresahan masyarakat kecil, khususnya di Kepulauan Obi ini

“Jangan ngoni (masyarakat) Obi bataria lampu mati, aer tara bajalan deng jalan rusak-rusak kong dorang tara lia atau
dengar ngoni pe suara, padahal ngoni so pilih pa dorang, ” kata Haryadi.

Anggota DPR Fraksi PDIP yang juga merupakan putra asal Obi itu, mengatakan bahwa, Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Halsel Hi. Usman Sidik dan Hasan Ali Bassam Kasuba, merupakan figur yang dinilai mampu dan bisa membawa perubahan di Bumi Saruma tercinta ini.

Baca Juga  Honor Guru Kontrak Naik. Ini Kata Benhur Watubun

Sekertaris Partai Kebangkitan Bangsa M. Yunus Nazar dalam orasi politiknya mengemukakan bahwa, secara hitungan politik Usman-Bassam berpeluang besar memenangkan Pilkada karena sembilan Parpol yang berkoalisi dengan Pasangan Calon ini memiliki 21 Anggota DPRD

“21 anggota DPRD saat terpilih dan tergabung di koalisi Gemuk Usman-Bassam sudah mengantongi 65% (persen) suara dari 117.000 partisipasi Pemilih di tahun 2019 lalu” cetus Pria yang akrab disapa La Rudi itu.

Dia juga mengatakan bahwa, sembilan partai koalisi Usman-Bassam juga memiliki beberapa menteri di parlemen, sehingga memungkinkan usulan pembangunan daerah ini akan lebih mudah di koordinasikan dengan pemerintah pusat.

“Halsel membutuhkan sosok pemimpin seperti Paslon Usman-Bassam”, pungkasnya. (adhy)