Ubud Writers and Readers Festival Buka Seleksi Program Emerging Writers 2024

oleh -12 views

Porostimur.com, Denpasar – Ubud Writers and Readers Festival membuka lagi seleksi bagi program Emerging Writers tahun ini. Pesta sastra terbesar dan tergengsi di Asia Tenggara menjadi festival literasi yang paling dinanti setiap tahunnya.

Tim kuratorial menerima pengiriman karya berupa cerita pendek yang mengandung nilai-nilai lokalitas dan kearifan lokal dari berbagai penulis di Indonesia. Karya dikirimkan bisa maksimal 3 cerpen terbaiknya dan belum pernah dipublikasikan atau tidak diikutsertakan dalam seleksi serupa.

Program Emerging Writers merupakan ajang bagi penulis pemula yang belum pernah menerbitkan karya dan berada di bawah usia 35 tahun.

Pendiri dan Direktur UWRF, Janet DeNeefe mengatakan melalui program Emerging Writers bakal mengubah hidup pesertanya. “Kebanyakan dari mereka bahkan belum pernah keluar dari daerah asal mereka dan untuk pertama kalinya, mereka dapat bertemu dengan sesama penulis dari dalam maupun luar negeri, sambil mengikuti banyak program-program pengembangan kreativitas saat festival berlangsung di Ubud, Bali,” katanya dalam keterangan yang diterima detikcom, Rabu (10/1/2024).

Menurut keterangan Manajer Program Indonesia UWRF, Gustra Adnyana ada banyak penulis yang berbakat dari pelosok Indonesia yang belum pernah mendapat kesempatan untuk tampil.

“Sebagian besar dari mereka tidak punya akses yang cukup dan koneksi untuk menerbitkan karya. Program penulis emerging UWRF ini harus menjadi wadah untuk bisa menemukan bakat-bakat luar biasa tersebut,” tambahnya.

Sejak 2022, program Emerging Writers UWRF mengkhususkan pada karya berupa cerita pendek, setelah tahun-tahun sebelumnya menerima karya-karya dalam bentuk puisi dan esai kritik sastra. Program emerging writers yang digagas oleh UWRF bertujuan untuk mengembangkan bakat-bakat baru penulis Indonesia.

Buku karya beberapa alumni Emerging Writers seperti Norman Erikson Pasaribu (2015) dan Dias Novita Wuri (2014), juga telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya.

Baca Juga  FMIPA Unpatti Gelar Olimpiade Sains 2024

Festival UWRF ini digelar untuk titik temu penulis, pemikir, seniman, pengamat dan aktivis Indonesia dan mancanegara, untuk bergabung dalam sebuah ruang dialog dan pertemuan lintas budaya. Digelar untuk pertama kalinya pada 2004 sebagai upaya pemulihan pulau Bali setelah tragedi Bom Bali I, festival ini merupakan program tahunan dari organisasi nirlaba Yayasan Mudra Swari Saraswati.

sumber: detikhot