Ummu Umarah, Shahabiyah Pejuang Hak Asasi Pertama dalam Islam

oleh -82 views
Ummu Umarah adalah panggilannya, ia bernama lengkap Nusaibah bin Kaab. Seorang muslimah yang menorehkan tinta emas dalam sejarah Islam .yang dikenal sebagai pejuang hak asasi dan perisai Rasulullah di medan perang. Foto ilustrasi/ist

Ummu Umarah adalah panggilannya, ia bernama lengkap Nusaibah bin Ka’ab . Seorang muslimah yang menorehkan tinta emas dalam sejarah Islam.

Ia berasal dari kalangan Anshar, suku Khazraj dari bani Mazin bin An-Najjar yang terlahir di kota Madinah. Beliau menikah dengan Zaid bin Ashim al-Mazini An-Najjari dan dikaruniai 2 putra, yaitu Abdullah dan Habib. Setelah Zaid meninggal, Ummu Imarah menikah dengan Ghazyah al-Mazini an-Najjari dan dikaruniai seorang anak bernama Khaulah.

Nusaibah adalah salah satu shahabiyah yang agung, ia mulai merasakan nikmatnya iman dan islam dari awal mula penyebaran Islam. Ia memutuskan untuk berbaiat kepada Rasulullah dan termasuk satu dari dua perempuan yang bergabung dengan 70 orang laki-laki Anshar pada Baiat Aqabah Kedua yang merupakan sumpah setia kaum muslimin untuk membela Rasulullah SAW dan Islam.

Baca Juga  2 Sajak Terbaru Dino Umahuk

Dinukil dari kitab ‘Nisaa’ Haular Rasul’ yang ditulis Mahmud Mahdi Al-Istanbuli dan Musthafa Abu Nashr Asy-Syalabi, disebutkan Nusaibah adalah salah satu shahabiyah yang dikenal dengan panggilan Ummu Umarah, putri dari Rabab binti Abdillah.

Ummu Umarah dianggap sebagai pejuang hak asasi pertama. Kenapa demikian? Suatu ketika, Ummu Umarah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Ya Rasul Allah, mengapa Allah hanya menyebutkan laki-laki dalam Al-Qur’an?”. Kemudian turunlah Surat Al-Ahzab ayat 35 yang menjelaskan persamaan antara laki-laki dan perempuan dalam amal saleh dan balasan masing-masingnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.