Undang Artis ke Istana untuk Promosi Kalung Corona, Jokowi Dinilai Sudah Hilang Akal

oleh -48 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Langkah Presiden Joko Widodo yang mengundang sejumlah artis ke Istana Merdeka beberapa waktu lalu dinilai sebagai ketidakberdayaan pemerintah dalam menangani covid-19. Hal itu juga menunjukkan bahwa pemerintah sudah hilang akal untuk mengatasi pandemi covid-19.

“Mungkin Istana sudah kehilangan akal, sudah bingung. Kehilangan akal dan bingung karena corona trendnya makin naik,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin seperti dikutip dari Rmol, Kamis (23/7/2020).

Namun, alih-alih membantu pemerintah dalam mensosialisasikan waspada dan turut menyerukan tingkat kedisiplinan masyarakat, para artis dan influencer ini beberapa diantaranya mengenakan kalung anti virus corona eucalyptus yang dibuat Kementerian Pertanian. Menurut Ujang yang juga pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, ini seperti menunjukkan dagelan semata untuk menghadapi pandemik covid-19.

Baca Juga  Soamole Wakili Kepulauan Sula ke Lomba Desa Tingkat Provinsi

“Kita anggap hiburan saja, jika Jokowi undang artis, lalu setelah itu pakai kalung corona. Hiburan di tengan pandemik corona, yang saat ini bukannya menyusut. Tapi bertambah terus,” tutupnya.

Link Banner

Untuk diketahui, pada Selasa (14/7/2020), Presiden Jokowi mengundang setidaknya 30 pekerja seni-kreatif ke Istana Merdeka Jakarta. Jokowi memberikan mereka misi khusus antara lain membantu sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat.

Alih-alih membantu pemerintah, para artis ini beberapa mengeluarkan pernyataan dan sikap kontroversial dan mengenakan kalung anti virus corona dan memposting di media sosialnya. Salah satunya, Yuni Shara mengatakan kalung eucalyptus atau kalung anti virus corona membuatnya lebih aman ketika beraktivitas.

“Kadang ada hal yang tidak dapat dikerjakan dari rumah sehingga harus keluar. Dengan adanya inovasi kalung eucalyptus ini, saya jadi merasa lebih safety,” ucapnya. (red/rtm/ljc)