Unggahan Terakhir Menpora Imam Nahrawi di Media Sosial, Sebelum Ditetapkan Tersangka oleh KPK

oleh -89 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Naheawi pditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap dana hibah di lingkungan Kemenpora Republik Indonesia.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Imam Nahrawi sempat mengunggah dua unggahan di akun Instagram resminya, @nahrawi_imam.

Dua unggahan tersebut merupakan apresiasi Imam Nahrawi terhadap atlet paralayang dan sambo yang berhasil meraih medali.

Dari unggahan Imam, diketahui atlet paralayang Indonesia meraih satu medali emas dalam kategori beregu di Kejuaraan Dunia Paralayang FAI Category 1 di Vrsac, Serbia.

https://www.instagram.com/p/B2inTW_JivB/?utm_source=ig_web_button_share_sheet

Sementara para atlet sambo, sukses memboyong tiga medali emas, satu perak, dan tiga perunggu di Kejuaraan Olahraga Sambo se-Asia di India.

Baca Juga  Jadwal Liga Inggris Nanti Malam, Ada Duel Liverpool Vs Leeds United

Juga membawa pulang satu medali perak dan perunggu dalam kejuaraan dunia di Korea Selatan.

“Atlet Sambo Indonesia berhasil meraih 3 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu, pada kejuaraan olahraga Sambo se-Asia di India pada 11-16 September 2019. Sementara pada kejuaraan dunia di Korea Selatan pada 1-6 September 2019, kontingen Indonesia berhasil merebut 1 medali perak, dan 1 medali perunggu,” tulis @nahrawi_imam.

Ia juga sempat berterima kasih kepada para atlet yang telah berjuang. “Terima kasih atas perjuangannya, kita semua bangsa Indonesia bangga dengan prestasi ini. Semoga terus konsisten berprestasi Tim Sambo Indonesia!” tulisnya.

https://www.instagram.com/p/B2irYp_plBT/?utm_source=ig_web_button_share_sheet

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap dana hibah di lingkungan Kemenpora RI. Selain Imam, juga menetapkan asisten Miftahul Ulum dalam kasus ini.

Baca Juga  Gereja GBI Rock Jadi Sasaran Brimob Kompi 4 Batalyon Pelopor

“Dalam Penyidikan tersebut ditetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu IMR (), Menteri Pemuda dan Olahraga 2014-2019, dan MIU (Miftahul Ulum), Asisten Pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga,” ujar Wakil Ketua Alexander Marwata dalam jumpa persnya di gedung , Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Adapun peran Imam dalam kasus ini, disinyalir sebagai pihak yang menerima suap senilai Rp26,5 milyar. Uang tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak kepada Kemenpora TA 2018.

“Penerimaan terkait Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan IMR selaku ,” jelas Alex.

Atas perbuatannya, Imam dan Ulum dikenakan pasal12 huruf a atau huruf b atau Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (rtl/red/tnc/akurat)