Bangun Sistem Pendidikan Spesialis yang Kredibel
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Unpatti, Farah Christina Noya, menegaskan bahwa institusinya berkomitmen membangun sistem pendidikan spesialis yang berkualitas dan berintegritas.
“Fokus utama tidak hanya pada persyaratan administrasi akademik dan profesional yang ketat, tetapi juga pada penciptaan ekosistem pendidikan yang sehat,” tandasnya.
Ia menjelaskan, FK Unpatti saat ini tengah menyusun instrumen komprehensif, meliputi sistem monitoring dan perlindungan, mekanisme verifikasi pengawasan, hingga standar hak, kewajiban, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Farah juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif para pembimbing klinik dalam memastikan kualitas pendidikan yang terukur dan berkelanjutan.
“Kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari para pembimbing klinik agar arah pendidikan ke depan semakin jelas,” ujarnya.
Kolaborasi dan Penguatan SDM Jadi Kunci
Dalam pengembangan jangka panjang, FK Unpatti juga mendorong penguatan sumber daya manusia melalui kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Unhas.
Dukungan tersebut mencakup pengiriman dosen untuk menempuh pendidikan lanjutan, mulai dari spesialis (Sp1), subspesialis (Sp2), hingga program doktoral (S3) dan Master of Health Professions Education (MHPE).
“Kami sangat membutuhkan pendampingan, terutama dari sisi kualitas pengajaran dan manajemen pembelajaran,” tambah Farah.










