Update Covid-19 di Indonesia 30 April 2020: Positif 10.118 Orang, 1.522 Sembuh & 792 Meninggal Dunia

oleh -115 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Pemerintah menyatakan bahwa masih ada penularan virus corona di masyarakat yang menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia bertambah.

Data yang masuk hingga Kamis (30/4/2020) pukul 12.00 WIB memperlihatkan bahwa ada 347 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu menyebabkan total kasus Covid-19 di Tanah Air kini berjumlah 10.118 sejak pasien pertama diumumkan pada 2 Maret 2020.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers di Graha BNPB Jakarta pada Kamis sore.

“Kasus baru yang terkonfirmasi sebanyak 347 orang, sehingga jumlahnya menjadi 10.118,” kata Yurianto.

Adapun jumlah kasus positif itu didapatkan setelah pemerintah melakukan pemeriksaan terhadap 94.599 spesimen milik 72.351 orang.

Baca Juga  Dituduh Lakukan Penggelapan Barang, Pekerja Toko Dunia Elektronik di PHK

Dengan demikian, ada 62.233 orang yang hasil tesnya dinyatakan negatif.

Dalam periode yang sama, data itu juga memperlihatkan bahwa ada penambahan 131 pasien Covid-19 yang sembuh.

Ini menyebabkan total pasien yang dinyatakan sembuh dan negatif virus corona setelah menjalani dua kali pemeriksaan berjumlah 1.522 orang.

Namun, masih ada kabar duka dengan penambahan pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Yuri mengungkapkan bahwa ada penambahan 8 pasien Covid-19 yang tutup usia pada 29-30 April 2020.

Dengan demikian, jumlah total pasien yang meninggal ada 792 orang.

Usia produktif

Yurianto mengungkapkan bahwa sebagian besar kasus positif Covid-19 berasal dari kelompok usia 30-59 tahun. Ada 54 persen dari kelompok usia tersebut.

Baca Juga  Skoring Zonasi Covid-19 Kota Ambon Kembali Turun

Kemudian, pada kelompok usia 60-79 tahun ada pada kisaran 16 persen.

Untuk kelompok usia 15-29 tahun, jumlahnya ada sekitar 15 persen

“Balita ada 0,6 persen. Di atas 80 tahun angkanya menunjukkan sekitar 1 persen,” ujar Yuri.

Dia menjelaskan, gambaran itu memperlihatkan bahwa sebagian besar pasien Covid-19 berasal dari kelompok usia produktif.

“Gambaran besar yang positif mengidap Covid-19 adalah kelompok produktif. Mobilitas pada kelompok usia ini tinggi,” ujar dia. (red/rtm/kcm)