Update Covid-19 Maluku Utara: 118 Positif, 17 Sembuh, 5 Meninggal Dunia

oleh -71 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Kabar duka, satu lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Maluku Utara kembali meninggal pada Selasa (26/5/2020) sekira pukul 17:00 WIT di ruang isolasi RSUD Chasan Bosoeirie Ternate. 

Juru bicara Covid-19 Malut, dr. Alwia Assagaf mengatakan status meninggal pasien Covid-19 itu belum masuk dalam daftar pencatatan gugus tugas pada 26 Mei 2020. Mengingat data yang dilaporkan ke pusat belum termasuk dengan pasien tersebut.

Sehingga pada hari ini kasus meninggal masih tetap 5 orang dalam catatan gugus tugas.

Tadi memang ada yang meninggal tapi pencatatannya masuk besok, dan itu pasien positif,” ucap dr. Alwia Assagaf pada press conference di Sahid Bela Ternate, Selasa (26/5/2020).

Pasien berinisial RK berusia 56 tahun berasal dari Kelurahan Toboleu, kota Ternate, masuk RSUD Chasan Bosoeirie Ternate pada 22 Mei 2020, dengan keluhan batuk dan sesak.

Baca Juga  Memaknai Kekuasaan

RK di rapid test oleh tim medis pada 24 Mei 2020, dengan hasil reaktif. Kemudian pada 25 Mei 2020 dilakukan swab test dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

Selain kasus meninggal, peningkatan kasus juga terjadi pada kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) yakni 972 orang hingga saat ini. Jumlah OTG pada hari ini ada penambahan sebanyak 14 orang. Kenaikan terjadi di kabupaten Halbar dan kota Tidore Kepulauan dikarenakan tracking terhadap pasien postif. Namun ada juga penurunan di Halsel, Halut, dan Ternate 

Untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga saat ini 70 orang, dan pada hari ini ada pengurangan sebanyak 6 orang secara kumulatif di kabupaten Halsel, Halut, Morotai, dan Ternate.”Hal ini dikarenakan telah selesai masa pemantauan 14 hari,” ujar dr. Alwia Assagaf

Baca Juga  Politisi NasDem Minta Bupati Kepulauan Sula Stop Kunjungi Sekolah

Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 32 orang. Untuk kasus ini, ada penambahan 14 orang, yang terjadi di Ternate Tidore Kepulauan.

Untuk kasus terkonfirmasi positif lanjut dr. Alwia, berdasarkan hasil pemeriksaan PCR dari laboratorium BTKL-PP Manado yang sebelumnya telah dikirimkan sebanyak 45 spesimen dari 45 orang, dimana 37 orang untuk diagnosa baru dan 8 untuk follow up hasil pengobatan.

Dengan hasil pemeriksaan untuk diagnosa baru terkonfirmasi positif 11 orang dengan sebaran 5 orang di Ternate, 4 orang di Halmahera Selatan, 1 orang Tikep, dan 1 orang di Morotai.

“Maka jumlah kasus terkonfirmasi positif di Maluku Utara sampai hari ini menjadi 118 orang selanjutnya kita sebut kasus baru ini sebagai kasus 108 sampai dengan 118,” ungkapnya

Baca Juga  Yuk Ikutan Dance Challenge HUT ke-75 BNI, Ada Hadiah Jutaan Rupiah

Kemudian untuk jumlah kasus sembuh, kata dia, berdasarkan hasil pemeriksaan PCR dari laboratorium BTKL-PP Manado tertanggal 25 Mei 2020, hasil follow up terhadap 20 spesimen dari 10 orang follow up dengan hasil 3 pasien yang dinyatakan negatif dua kali berturut-turut maka dinyatakan sembuh.

“Tiga orang pasien ini adalah pasien 14 asal Tikep, 34 dan 36 dari Ternate yang merupakan ABK Kapal Dorolonda maka jumlah kasus sembuh di Maluku Utara menjadi 17 orang,” tandasnya. (red/rtm)