Uritimur: Putusan PN Saumlaki Cederai Rasa Keadilan

oleh -297 views
Link Banner

Porostimur.com |Saumaki: Keputusan Pengadilan Negeri Saumlaki terhadap kasus pencemaran nama baik yang dilakukan oleh mantan anggota DPRD Kabupaten Kepulaun Tanimbar (KKT) Sonny Ratisa, terhadap Bupati Kabupaten Kepulaun Tanimbar Petrus Fatlolon menuai kritik dari banyak kalangan masyarakat KKT, salah satunya Isai Uritimur, SH, MH.

Menurut Uritimur, keputusan yang dijatuhkan oleh hakim Pegadilan Negeri Saumlaki terhadap kasus pencemaran nama baik ini sangat mencederai rasa keadilan di bumi duan lolat itu.

“Ratissa itu menyampaikan pikirannya saat yang bersangkutan masih aktif sebagai anggota DPRD KKT, dan yang disampaikan juga sesuai dengan fungsinya sebagai DPRD tentang pegawasan, penganggaran dan legislasi dan tempatnya juga bukan di pasar atau tempat ramai lainnya tetapi di dalam kantor DPRD, dan yang mendegar pun bukan masyakat tetapi sesama Anggota DPRD saat itu”, ujarnya.

Baca Juga  Walikota Ambon Perpanjang Status Tanggap Darurat

Lanjutnya, Anggota DPRD itu mempunyai Undang-Undang MD3 dan karena itu kalau Bupati KKT merasa bahwa ada pencemaran nama baik mestinya dilaporkan yang bersangkutan saat itu kepada Dewan Kehormatan DPRD KKT, bukan menunggu sekian tahun setelah yang bersangkutan tidak lagi jadi anggota DPRD KKT baru dilaporkan secara pidana.

Link Banner

“Peristiwa seperti ini sangat mengganggu kinerja DPRD KKT saat ini, yang tadinya ada anggota yang kritis sekarang tidak lagi karena pasti mereka takut jangan-jangan mereka mengkritisi pemerintah lalu setelah mereka tidak lagi menjadi anggota DPRD, bisa megalami nasip yang sama seperti Ratissa”, tegas Uritimur.

Lanjut Uritimur, dalam pembacaat keputusan pengadilan terhadap kasus seperti ini atau kasus lainnya, mestinya dihadiri oleh paling kecil tiga hakim, bukan hakim tunggal dan ini menyalahi ketentuan perundang-undangan yang berlaku di negara ini. (olof)