Usung visi usaha kecil, Moenandar nyatakan siap ”fight” Pileg 2019

oleh -194 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Hari pencoblosan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 masih akan dilangsungkan 7 bulan lagi.

Namun, jauh-jauh hari figur-figur muda yang ingin berpartisipasi dalam even politik 5 tahunan ini sudah memperkenalkan diri kepada masyarakat.

Salah satunya figur muda yang diusung Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Patrick Moenandar.

Putra sulung pentolan PDI-P Maluku, Rury Moenandar ini, pernah terjun dalam even yang sama tahun 2014 silam, namun upayanya masih belum membuahkan hasil.

Link Banner

Kegagalan tahun 2014 itu, justru dijadikan pria lajang berdarah campuran Rutong-Akoong ini sebagai pelajaran dan modal utama dalam menghadapi even yang sama tahun 2019 nanti.

Belajar dari pengalaman itu, Moenandar justru lebih mendekatkan dirinya dengan masyarakat guna mematangkan persiapannya serta membulatkan tekadnya dalam menghadapi Pileg tahun 2019 nanti.

Baca Juga  RAT ke-III, Koperasi 3S targetkan penambahan 9 anggota

Mengusung visi pengabdian kepada masyarakat di tanah kelahirannya Kota Ambon, pria kelahiran 8 Desember 1989 ini pun menyatakan siap bersaing memperebutkan 1 jatah kursi legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sirimau 1 & Leitimur Selatan (Leitisel), dengan nomor urut 8.

”Puji Tuhan dikasih kesempatan lagi untuk berjuang kembali lewat PARTAI PERINDO. Terima kasih untuk basudara yang sudah memberikan kepercayaan buat beta pada Pemilihan Legislatif tahun 2014 lalu. Kurang lebih 700-an suara yang sudah dipercayakan bagi beta pada Pileg tahun 2014 lalu. Dengan kerendahan hati beta memohon doa dan restu serta dukungan basudara untuk maju kembali sebagai Caleg DPRD Kota Ambon 2019 mendatang, dari Partai Perindo nomor urut 8 Daerah pemilihan Sirimau 1 & Leitimur Selatan (Leitisel),” ujarnya.

Baca Juga  Dianggap Suarakan Papua, Veronica Koman Terima Penghargaan HAM di Australia

Alasan diilihnya kendaraan politik Perindo, jelas anak pertama pasangan Rury Moenandar – Tetje Tutupary ini, lebih disebabkan sepak terjang dan perbuatan nyata Perindo yang lebih menyentuh langsung kepada masyarakat yang paling kecil selama ini.

Apalagi, akunya, dalam pengamatannya selama ini masih banyak masalah dalam masyarakat yang belum terjawabkan oleh pemerintah.

Jalur legislatif, jelasnya, menjadi sebuah peluang untuk menjawab sekian banyak masalah dalam masyarakat yang belum terjawabkan tadi.

Salah satu masalah yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah, tegasnya, yakni mengembangkan usaha kecil.

”Makanya beta maju untuk berjuang dan menggantikan anggota dewan yang hanya duduk diam,” tegasnya.

Pendekatan dan penyelesaian masalah yang dihadapi masyarakat pada aras terkecil sekalipun, terangnya, merupakan salah satu misi yang akan diembannya saat terpilih dan dilantik sebagai anggota legislatif nanti.

Baca Juga  Ketua DPRD Maluku Diperiksa KPK Terkait Korupsi Proyek Kementerian PUPR

Dimana, pola penyelesaian masalah ini, tambahnya, akan dilakukan secara bergiliran pada masing-masing wilayah dan lingkungan yang ada.

”Ketika Tuhan Berkehendak Pileg 2019 beta terpilih dan dilantik, maka salah satu misi yaitu beta akan memfasilitasi unit usaha kecil secara bergiliran di tiap desa serta lingkungan. Dan semaksimal mungkin menggunakan gaji pribadi wakil rakyat untuk meningkatkan pendapatan masyarakat agar maju dan mandiri,” pungkasnya. (keket)