UU MD3 Jadi Alasan Oknum Anggota DPRD Kepulauan Sula Mangkir Dari Panggilan Polisi

oleh -73 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Partai Demokrat Abd Azis Umanahu dua kali mangkir dari panggilan penyidik Polres Kepsul.

Azis dilaporkan ke Polisi atas dugaan pencemaran nama baik oleh sesama anggota partai berlambang mercy itu.

Tak hadiri panggilan penyidik Polres, Azis bahkan menjadikan hak imunitas dalam UU MD3 sebagai alasan untuk mangkir dari pemeriksaan.

Kasat Reskrim Polres Kepsul, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Pautry Yustisian S.IK melalui Paur Humas Polres Kepsul Bripka Suwandi Sangadji pada media ini ,Kamis (13/8/2020) menyampaikan, dalam hal pemanggilan klarifikasi oleh anggota DPRD yang diduga melakukan tindak pidana senagaiman telah diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 pasal 409 tentang Pemerintahan Daerah menyatakan, sejak UU ini diberlakukan maka pasal 1 angka 4, pasal 314 sampai dengan pasal 412, pasal 418 sampai pasal 421 UU Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPD, DPRD serta Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2014 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5568 dicabut dan dinyatakan tidak lagi berlaku”, ujar Suwandi.

Link Banner

Dia menambahkan sebagai legislator Azis mestinya menunjukan sikap kooperatif untuk menghadiri undangan klarifikasi.

Baca Juga  Sukacita iman di Gereja Hati Kudus Yesus

Sementara itu Ketua Badan Kehormatan DPRD Kepsul, Iksan Umaternate saat diwawancarai menyampaikan, Polres Kepsul semestinya segera mengambil langkah berdasarkan UU yang berlaku karena menurutnya samua warga negara sama di mata hukum.

Politisi Partai Golkar ini menambahkan Polres cukup menyurat pada Pimpinan DPRD sebagai pemberitahuan. (ifo)