Vaksinasi Tahap Pertama di Maluku 14 Januari 2021

oleh -39 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dr. Meikyal Pontoh, M.Kes, mengatakan, vaksinasi tahap pertama akan diselenggarakan serentak tanggal 14 Januari 2021 mendatang.

Hal ini diungkapkan Pontoh saat dijumpai beberapa wartawan di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, Senin (4/1/2021).

“Baru tiba memang 15.120 vial. nanti akan didistribusikan 11 kabupaten/kot, tapi kita menunggu arahan dari Kementerian kapan harus didistribusikan dan ini kan sekarang sementara pendataan tenaga-tenaga kesehatan karena itu hanya untuk tenaga kesehatan yang menangani COVID-19 serta semua sumber daya manusia kesehatan yang berada di faskes-faskes,” kata Pontoh.

“Jadi itu sumber daya manusia kesehatan tuh mulai dari satpamnya sampai cleaning servicenya sampai semuanya yang ada di fasilitas kesehatan itu semua divaksinasi. Yang pertama untuk tenaga kesehatan dulu. Rencananya vaksinasi pertama itu akan dilakukan 14 Januari nanti secara serentak di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Pontoh menambahkan, untuk kepastiannya nanti vaksinasi akan diberikan dalam dua tahap, dimana penyuntikan pertama akan dilakukan pada tanggal 14 Januari dan 14 hari kemudian penyuntikan kedua bagi tenaga kesehatan. Sedangkan untuk masyarakat sendiri nanti tahap kedua.

Baca Juga  Hendak ke Sanana, MT Adriana XX Nyaris Tenggelam

Menurut Pontoh, proses vaksinasi nanti dipilah-pilah lagi, ada untuk tenaga kesehatan, kemudian yang untuk mereka yang bertugas di pelayanan publik, TNI, Polri dan sebagainya.

“Yang berikut untuk masyarakat lainnya itu pada tahap-tahap yang setelah dua tahap tersebut. Yang jelas targetnya 2/3 penduduk Indonesia itu harus dilakukan vaksinasi,” tukasnya.

Saat ditanyakan soal banyaknya masyarakat yang takut divaksinasi, Kadis bilang pihaknya mengharapkan bukan hanya orang kesehatan yang akan mendapatkan vaksinasi tetapi juga ada tokoh masyarakat berpengaruh yang nantinya akan ikut vaksinasi bersama-sama. Maksudnya agar masyarakat tidak takut, karena tidak mungkin negara memberikan sesuatu yang merugikan masyarakat , ” ungkapnya .

” Ini kan semua dalam rangka memutus mata rantai Covid-19, jangan sampai terkena infeksi virus tersebut maka dilakukan vaksinasi. Semua rumah sakit akan dilakukan cuma tidak dilakukan misalnya hari ini ada 750 orang di Haulusy yang harus diberikan , tapi akan diberikan beberapa hari secara bertahap misalnya 250 orang hari ini besok juga 250 sampai akhirnya semua selesai,” pungkasnya. (valen)