Viral Massa #STMMelawan Pukul dan Kejar Polisi

oleh -116 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Massa menamakan diri Sekolah Teknik Menengah (STM) berunjuk rasa di depan Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta, menyuarakan penolakan pengesahan sejumlah rancangan undang-undang (RUU) termasuk RKUHP.

Namun, aksi massa menamakan diri #STMMelawan itu semula berlangsung damai, kemudian berubah jadi anarkis.

Akun Twitter @Kho_are mengunggah sebuah video massa diduga pelajar yang berunjuk rasa di DPR menyerang beberapa polisi lalu lintas (polantas) di Jalan Gatot Subroto arah ke Gedung DPR RI.

Awalnya seorang polisi terlihat mengejar seorang remaja yang naik motor melawan arah. Polisi tersebut menarik jaket yang dipakai pemotor hingga terjatuh. Tak dinyana, puluhan remaja lain langsung membantu pemotor tersebut dan menyerang balik polisi. Seorang pelajar mencoba menendang polisi tersebut namun malah terpeleset.

Baca Juga  Wujudkan "Ambon City Of Music", Pemkot Siapkan Kurikulum Musik

Polisi yang sadar dirinya diserang langsung menendang pelajar yang terjatuh tersebut. Hal itu lantas membuat emosi pelajar lain yang memukul wajah si polisi hingga terlihat kesakitan dan dievakuasi oleh rekan-rekannya. Para polisi itu pun memilih kabur, namun masih dikejar massa.

Siswa STM Mau Aksi Bantu Kakak Mahasiswa di DPR, Tapi Malah Dijemur Polisi
Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para pelajar STM di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019) hanya berlangsung beberapa menit. Mereka lantas dijemur polisi.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengungkapkan Massa aksi #STMMelawan siang tadi sempat datang ke depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, untuk berdemo.

Namun, karena para siswa STM ini tidak paham saat ditanya apa tujuan mereka datang, seluruhnya dibawa ke Polda Metro Jaya.

Anak STM tersebut, lanjut Harry, datang sekitar pukul 12.30 WIB.

Mereka datang dari berbagai daerah diantaranya Jakarta, Tangerang, Karawang, Bekasi, hingga Bogor.

Baca Juga  Hasil Pemeriksaan Rapid Test 19 ABK KM. Logistik Nusantara 3 Negatif

“Saya tanyakan tujuannya, ternyata mereka mendapatkan pesan berantai yang hari ini kami akan dalami dari mana pesannya untuk mereka datang ke DPR RI,” kata Harry di depan Gerbang DPR, Senayan, Rabu (25/9/2019).

“Dari pesannya saya tanyakan kepada mereka satu persatu tujuannya apa mereka enggak ada yang tahu jadi semuanya sudah kita bawa ke Polda Metro Jaya, kita kumpulkan di Direktorat Linmas,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan massa tidak sempat melakukan aksi. Massa dari berbagai sekolah ini saat ini masih diperiksa oleh polisi untuk didalami motifnya. (red)