Viral Unsur ‘Kemajuan’ di Logo HUT RI ke-75 Dipasang Terbalik, Warganet Kompak Elus Dada

oleh -24 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Baru-baru ini logo untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-75 terus menjadi sorotan nasional. Bila beberapa waktu lalu akibat logo yang disebut-sebut menyerupai salib, kali ini perihal unsur “kemajuan” yang dipasang terbalik.

Sebagai informasi, ada 10 unsur yang dijabarkan dari konsep utama logo HUT RI ke-75 tersebut. Elemen-elemen itu antara lain fokus, kemajuan, global, merata, kokoh, progres, efisien, gotong royong, maritim, dan berkembang.

Kementerian Sekretariat Negara

Kesepuluh elemen ini kemudian bisa disusun dalam beberapa desain supergraphic sesuai kebutuhan. Sehingga maksudnya tak ada patokan penempatan tiap unsur hingga menjadi satu kesatuan bentuk dan dibebaskan sesuai kebutuhan desain yang ada.

Link Banner

Yang kemudian menjadi sorotan warganet adalah, dalam salah satu susunan tampak unsur “kemajuan” yang justru terpasang terbalik. Bila semestinya elemen ini diwujudkan dalam bentuk garis siku-siku menunjuk ke arah kiri atas, dalam supergraphic-nya malah dipasang ke arah kanan bawah alias terbalik.

Baca Juga  Terima SK Partai Golkar Usman-Bassam Yakin Menangi Pilkada Halsel
Viral Unsur \'Kemajuan\' di Logo HUT RI ke-75 Dipasang Terbalik, Warganet Kompak Elus Dada-2

Twitter

Tak pelak temuan tanpa sengaja ini langsung menuai tawa warganet dan menjadi viral. Berbagai meme ditinggalkan sebagai wujud respons warganet, mulai dari mengelus dada sampai menyemburkan air, terlampau terkejut dengan temuan tersebut.

Namun tak sedikit pula yang berusaha memberikan penjelasan. Seperti ini komentar warganet.

Viral Unsur \'Kemajuan\' di Logo HUT RI ke-75 Dipasang Terbalik, Warganet Kompak Elus Dada-3

Twitter

Mungkin itu artinya merendah untuk meroket,” cuit @ri***iz. “Wkwk kemajuan itu ceritanya nder, dibannernya kn kondisi lapangan,” sindir @Wi****iy dengan pedas. “Dari kemaren trending udh mau komen ini nih wkwk. Kenapa di penjelasaannya melambangkan kemajuan, tapi di spanduknya malah beda arah gitu jadinya. Kan bikin ngakak,” imbuh @Wa***zz. “Positif aja.. mungkin maksudnya mundur selangkah dulu kan ga harus bilang2 untuk kemajuan yg lebih baik,” sambung @Se***nk.

Di sisi lain, Kementerian Sekretariat Negara sudah menegaskan setiap elemen logo itu bisa disusun sesuai desain yang dibuat alias tak berpatokan pada peraturan tertentu. Sehingga bisa saja terbaliknya logo ini menyesuaikan dengan desain banner atau template yang dibuat. (red/tribun)