Wabup Halsel Paparkan Rencana Kawasan Perkotaan Wayaua-Bibinoi di Jakarta

oleh -142 views
Link Banner

Porostimur.com, Jakarta – Wakil Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba mewakili bupati untuk mengikuti rapat koordinasi lintas sektor wilayah Wayaua-Bibinoi, di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 1224, Selasa (15/2/2022).

Dalam paparannya wakil Bupati Halsel, menyampaikan kawasan perkotaan Wayaua-Bibinoi yang terletak di Kabupaten Halmahera Selatan tepatnya di pulau Bacan, Provinsi Maluku Utara, memiliki luas 3.755,34 hektar, yang terdiri dari dua kecamatan dan lima desa.

Bassam Kasuba menyampaikan, penataan ruang di kawasan perkotaan bertujuan untuk mewujudkan wilayah Wayaua-Bibinoi sebagai kawasan pengembangan wilayah dan sektor unggulan perikanan dan perkebunan demi terwujudnya investasi yang bertumbuh pada prinsip pembangunan berkelanjutan dan mitigasi bencana.

Baca Juga  Hadiri Ospek STIP Labuha, ini yang Disampaikan Wakil Bupati Halsel

“Wilayah dapat memanfaatkan potensi sumber daya untuk mengembangkan wilayahnya melalui sektor unggulan pertanian dan perikanan. Wayaua-Bibinoi diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Halsel yang pro investasi dan pengembangan berkelanjutan melalui pengembangan sektor ekonomi unggulan dan pemanfaatan sumber daya secara optimal”, ungkap Bassam.

“Wilayah Wayaua-Bibinoi terletak di daerah rawan bencana, sehingga pembangunan di wilayah ini harus memperhatikan prinsip pembangunan berkelanjutan di bidang sosial ekonomi dan lingkungan serta memperhatikan aspek pengukuran risiko”, imbuhnya.

Kata orang nomor dua di Halsel itu, struktur ruang yang direncanakan di kawasan perkotaan wilayah Bibinoi dimulai dari rencana pengembangan pusat pelayanan, rencana jaringan transportasi darat dan laut, rencana jaringan energi, drainase, persampahan, telekomunikasi, pengolahan air limbah dan pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun rencana jaringan air minum, rencana jaringan sumber daya air serta rencana jaringan prasarana lainnya berupa tempat evakuasi sementara dan akhir, dan titik kumpul yang dia sediakan jalur evaluasi sebagai rangka integrasi kebencanaan.

Baca Juga  Adelia Sumbang Emas Pertama Tim Renang Indonesia

“Untuk selanjutnya rencana pola ruang di kawasan-kawasan perkotaan wilayah Wayaua-Bibino, terdiri dari zona budaya yang terbagi atas, zona perlindungan setempat dan ruang terbuka hijau serta zona budidaya yang produktif”, tuturnya. (Adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.