Wagub Al Yasin Lantik Anggota PPPWK Provinsi Maluku Utara

oleh -27 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Wakil Gubernur Maluku Utara M Al Yasin Ali,  melantik Anggota Pengurus Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan Provinsi Maluku Utara Periode 2019-2023.

Acara yang difasilitasi Kesbangpol Provinsi Maluku Utara ini dilaksanakan di Hotel Muara Ternate, Jum’at 06/09/2019.

Usai melakukan pelantikan anggota PPPWK Malut yang baru. Kepada sejumlah media,  Wagub M.  Al Yasin  mengatakan,  Permendagri nomor 71 Tahun 2012 telah secara jelas menegaskan bahwa pendidikan wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya, mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah yang dilandasi Pancasila dan UUD 1945.

Oleh karena itu kata Yasin, dalam rangka menumbuh-kembangkan wawasan kebangsaan pada setiap individu dan seluruh masyarakat Indonesia, maka diperlukan pemahaman yang komprehensif terkait wawasan kebangsaan serta kesadaran dalam mengimplementasikan 4 (empat)  Pilar Kebangsaan yaitu,:  Pancasila,  UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Link Banner

“Wawasan Kebangsaan ini lahir ketika rakyat Indonesia berjuang untuk membebaskan diri dari segala bentuk penjajahan yang dilakukan oleh bangsa-bangsa Kolonial.  Berpijak dari kesadaran semangat pembebasan itulah kemudian melahirkan Gerakan Boedi Oetomo 1908 atau yang lebih dikenal dengan Gerakan Kebangkitan Bangsa,  Sumpah Pemuda 1928 dan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945.  Ketiga momentum heroisme yang saya sebut ini adalah cikal bakal terbentuknya semangat kebangsaan dan Nasionalisme Indonesia”,beber yasin.

Baca Juga  Sapuan Harap Kontingen AMSO Raih Prestasi Maksimal Dalam FESA di Bogor

Lebih jauh Wagub mengungkapkan, sejak bergulirnya Reformasi 1998, kehidupan Nasional berjalan lebih dinamis tetapi kontra produktif terhadap wawasan kebangsaan. Dari perspektif Demokrasi dan politik mengalami kemajuan yang signifikan, termasuk kebebasan menyampaikan pendapat. Namun disisi lain tidak dapat disangkal bahwa nilai dan wawasan kebangsaan kita tergerus oleh sikap individualistik dan sikap lebih memetingkan kepentingan kelompok dari pada kepentingan bersama.

“Generasi muda kita saat ini banyak yang mengadopsi nilai-nilai baru yang belum sepenuhnya dipahami dan diyakini kebenaran dan kesesuaian dengan karakter bangsa. Sementara nilai-nilai luhur bangsa dianggap tidak lagi relevan dengan semangat perubahan. Belum lagi derasnya arus globalisasi, telah mengaburkan persepsi dan wawasan kebangsaan kita. Tekhnologi Informasi dan penggunaan media sosial yang tidak tertanggungjawab juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari merosotnya nilai dan wawasan kebangsaan kita hari ini”, kata yasin.

Karenanya Yasin Berharap PPPWK Malut yang baru saja dilantik bisa menjadi agen perubahan dalam rangka menumbuh-kembangkan nilai-nilai dan semangat kebangsaan yang kian tergerus. “Saya berharap pengurus PPPWK dapat sepenuhnya bertanggungjawab terhadap tugas-tugas yang telah diamanatkan, demi membantu terwujudnya kesepahaman nilai-nilai dan wawasan kebangsaan kita”, pungkasnya. (Red)