Wagub Barnabas Orno Ternyata Ambil Fee Proyek Pabrik Es di MTB

oleh -200 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Wakil Gubernur Maluku Barnabas Nataniel Orno diduga menerima sejumlah uang dari Semmy Theodorus, terdakwa perkara dugaan korupsi proyek pembangunan pabrik es di Desa Moain dan Nuwewang, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Pengakuan mengejutkan itu, disampaikan Theodorus dalam sidang yang digelar Selasa (8/3/2022) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang ada pada Pengadilan Negeri Ambon.

Di dalam sidang yang dipimpin Christina Teteleptta selaku Hakim Ketua dan berjalan secara virtual itu, terdakwa Semmy Theodorus mengakui dirinya pernah memberikan uang senilai Rp 150 juta kepada Barnabas Orno yang saat itu menjabat selaku Bupati MBD.

Dilansir dari tribunmaluku.com, awalnya Theodorus mencoba mengelabui majelis hakim terkait pemberian uang kepada Barnabas Orno itu.

Terdakwa mengakui bahwa uang yang diberikannya kepada Barnabas Orno adalah uang pribadi dan tidak ada sangkut pautnya dengan proyek pembangunan pabrik es milik Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten MBD itu.

Baca Juga  Biden: Putin Sudah Buat Keputusan untuk Invasi Ukraina

Guna mencari kebenaran materil dalam kasus ini, majelis hakim terus mencecar Theodorus dengan berbagai pertanyaan.

Namun Theodorus kembali berdalih bahwa pengakuan tersebut diberikannya lantaran dirinya pusing karena diperiksa jaksa selama 4 hari. Oleh karena itu dirinya hanya mengiyakan apa yang disampaikan jaksa saat itu.

Namun keterangan Theodorus tidak dipercayai majelis hakim. Dan majelis hakim terus mengejar rekanan proyek pabrik es di MBD tersebut dengan berbagai pertanyaan.

Puncaknya ketika majelis hakim membacakan keterangannya yang termuat di dalam Berita Acara Pemeriksaan terkait pengakuannya yang memberikan uang sebesar Rp 150 juta, Theodorus akhirnya menyerah dan mengakui perbuatannya.

“Benar majelis hakim saya memberikan uang sebesar Rp 150 juta kepada pak Barnabas Orno sebagai fee karena beliau yang memberikan proyek tersebut kepada saya untuk dikerjakan,” ujar Theodorus.

Baca Juga  Haris Azhar Benarkan Pernyataan Busyro Muqoddas Soal Negara Terlibat Aksi Teror

Dia mengakui uang sebesar Rp.150 juta yang diberikannya kepada Barnabas Orno adalah uang proyek pembangunan pabrik es di Moain dan Nuwewang.

Di hadapan majelis hakim, Semmy Theodorus juga mengakui bahwasannya uang sebesar Rp 150 juta itu diberikannya kepada mantan bupati MBD selain lantaran Barnabas Orno lewat jabatannya selaku bupati MBD saat itu memberikan proyek tersebut kepadanya untuk dikerjakan. Juga karena dirinya adalah tim sukses dari Barnabas Orno.

Setelah mendengar pengakuan terdakwa Semmy Theodorus, majelis hakim lantas menegur terdakwa Semmy Theodorus lantaran berbelit belit dalam memberikan keterangannya di persidangan.

(red/tribunmaluku)

No More Posts Available.

No more pages to load.