Wajib atau Tidak Wanita Muslim Memakai Hijab?

oleh -16 views

Belum lama ini Tajikistan yang memiliki penduduk mayoritas muslim telah melarang penggunaan jilbab. Sejarah panjang pelarangan penggunaan pakaian penutup aurat bagi wanita muslim di Kazakhstan dimulai dengan larangan di sekolah sejak 2017.

Hijab atau jilbab adalah sesuatu yang diwajibkan oleh Sang Pencipta dalam syariat-Nya. Sebagai bagian dari syariat yang memiliki implikasi jangka panjang, ini berkaitan dengan kebahagiaan dan kemaslahatan dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Jilbab merupakan pakaian universal yang harus dipakai oleh setiap wanita yang telah mengikrarkan keimanannya, tanpa memandang latar belakangnya, apakah dia muslimah dari Arab, Indonesia, Eropa, atau China. Kewajiban mengenakan hijab ini berlaku untuk setiap muslimah di seluruh dunia.

Baca Juga  SMKN 5 Ambon Gelar Sosialisasi Program Teaching Factory

Jadi, wajib atau tidak untuk menggunakan hijab? Simak ketentuannya berikut ini.

Dalam surah Al-Ahzab ayat 59, Allah Swt memerintahkan kepada wanita untuk memanjangkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Ayat tersebut berbunyi:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka’. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (QS Al Ahzab: 59).

No More Posts Available.

No more pages to load.