Wakapolres Kepulauan Sula Tidak Tahu Ada Kasus Penebangan Pohon Kelapa di Auponhia

oleh -106 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Wakil Kepala Kepolisian Resort Kepulauan Sula (Wakapolres-Kepsul) Kompol Arifin La Ode Burry, mengaku tidak mengetahui adanya kasus penebangan pohon kelapa milik warga di Desa Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan.

Hal ini dikemukakan La Ode Burry kepada perwakilan massa aksi PMII dan warga Desa Auponhia di ruang kerjanya, Senin (13/7/2020)

Perwakilan warga Auponhia, Kahar Buamona di depan Wakapolres menyampaikan kasus ini dilaporkan pada Tahun 2019 lalu dan pelaku telah diperiksa oleh anggota Reskrim. Namun, menurut Kaharp, perkara ini masih saja mandek di meja penyidik.

Kahar melanjutkan kasus penebangan ini juga melibatkan Pejabat Kades Auponhia Bambang Umafagur.

Ketua PMII Cabang Sanana dan Wakapolres Kepulauan Sula

Sementara itu Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kepulauan Sula, Syahril Soamole mengatakan, pihaknya mendesak kepada Polres Kepsul agar secepatnya menindaklanjuti serta melengkapi laporan pengaduan warga Auponhia soal kasus penebang pohon kelapa yang di perintahkan Pj. Kades.

Baca Juga  Sosialisasi imunisasi MR, Dinkes gandeng Yayasan Pelangi Maluku

Apalagi laporan ini sudah lama, masa sampai sekarang laporannya belum lengkap.

“Kami juga mendesak Bupati Kepulauan Sula agar secepatnya memecat Pj. Kades Auponhia,” ucapnya.

Menanggapi hal itu Wakapolres, Kompol Arifin La Ode Burry menyampaikan akan segera memanggil Kasat Serse untuk menanyakan prihal kasus tersebut.

“Saya akan memanggil Kasat Serse untuk mananyakan kasus itu, bila sudah di Penyidik akan Saya perintahkan untuk dipercepat”, ucapnya. (ifo)