Wakil Walikota Ambon Buka Lomba Mural Bertema Lingkungan Hidup

oleh -15 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Wakil Walikota Ambon, Syarief Hadler membuka lomba mural yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, yang di pusatkan di Taman Makmur, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Kamis (17/9/2020).

Sebanyak 53 peserta ikut unjuk kebolehan dalam lomba mural yang dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-445 Kota Ambon yang jatuh pada 7 September 2020 lalu

Lomba yang dihelat dengan tema “Ambon Sehat” itu, dibagi atas tiga kategori yakni, kategori SMP dengan jumlah 10 pesera, kedua kategori SMA dengan jumlah 6 peserta, kategori umum 37 peserta, dengan 4 aspek penilaian yaitu aspek kesesuaian, aspek kreativitas, aspek penguasaan media dan originalitas.

Baca Juga  Jadi Pembelian Terburuk Real Madrid, Eden Hazard Susul Michael Owen

Wakil Walikota Ambon, Syarif Hadler mengatakan, pembukaan dan pelaksaaan lomba mural dalam rangka memperingati HUT ke-445 Kota Ambon yang jatuh pada 7 September 2020 lalu, walaupun HUT Kota sudah lewat tetapi tetap dilaksanakan karena sudah masuk pada jadwal.

“Jadi pelaksanaan lomba mural ini merupakan  rangkain HUT ke-445 Kota Ambon, semoga lomba mural berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang di harapan dan keinginan kita bersama aman, tertib, terutama bagi peserta lomba mural untuk tetap menjaga protokol kesehatan,”ujar dia.

Dengan begitu, lomba mural Kota Ambon yang bertemakan Ambon sehat, harus di sesuaikan dengan lingkungan yang sehat.

Selain itu, peserta lomba mural merupakan pembuat sejarah gagasan dalam menkanvaskan di dinding ini dalam bentuk mural, maka kalian menjadi pahlawan-pahlawan kesehatan dan pahlawan pahlawan lingkungan di kota ini.

“Bagi peserta lomba mural kalian adalah pahlawan dan sejarah yang terpilih dari sekian ratus orang yang ada di Kota Ambon untuk mengikuti dan berpartisipasi dalam lomba ini, juara bukan tujuan, namun kreatifitas itu yang utama,’’ katanya.

Baca Juga  Tim Tarsius Polres Bitung Amankan 2 Orang Pelaku Kriminal

Kepada dewan juri, dirinya harapkan supaya menilailah dengan nurani, dan menilai benar-benar dengan hasil dari penilaiannya objektif tanpa didasari dengan pikiran dan perasaan-perasaan yang lain.(olof)