Walikota Ambon: Dana Bantuan Gempa Bumi 2019 Segera Cair

oleh -42 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Walikota Ambon Richard Louhenapessy memastikan seluruh korban gempa bumi tahun 2019 segere menerima bantuan.

Kepastian ini disampaikan Walikota Ambon kepada wartawan di Ambon, Kamis (16/7/2020).

Richard bilang, dana bantuan bagi korban bencana gempa bumi tahun 2019 di Kota Ambon akan segera dicairkan, baik yang terdampak rusak ringan, sedang maupun rusak berat akan menerima bantuan dimaksud.

Dana penanganan dampak gempa bumi itu telah dicairkan oleh Pemerintah Pusat melalui BNPB kepada BPBD Kota Ambon sejak Desember 2019 lalu, senilai Rp.35.786.75000.

Link Banner

Total anggaran itu dikucurkan kepada 1.631 kepala keluarga (KK) yang terkena dampak gempa bumi 2019 lalu.

Dana itu akan dibagikan kepada 931 KK yang mengalami rusak ringan, 394 rusak sedang dan 306 rusak berat.

Baca Juga  Jelang Idul Adha, Unit Pam Obvit Polres Pulau Buru Amankan Arus Mudik

Bagi KK yang bangunan rumahnya mengalami rusak berat masing-masing dianggarkan sebesar Rp.50 juta, rusak sedang Rp.30 juta dan rusak ringan sebesar Rp.10 juta.

Richard Louhenapessy mengatakan, anggaran itu telah dikirim oleh BNPB ke BPBD Kota Ambon. Dana itu akan disalurkan kepada seluruh korban yang terkena dampak bencana gempabumi.

Menurutnya, dana tersebut sebetulnya sudah akan disalurkan beberapa waktu lalu, namun terkendala situasi pandemi virus corona (Covid-19) secara nasional, sehingga masih sementara dutunda.

“Dananya sudah ada, cuma kita menjaga jangan sampai salah dimanfaatkan. Kalau dicairkan dalam situasi ini, bisa jadi dana itu tidak dipakai untuk membangun rumah, tapi dipakai untuk membeli sembako,” kata Walikota.

Baca Juga  Jayapura Membara: Jokowi Minta Aparat Tindak Tegas Pelaku Anarkisme dan Rasialis

Ia menjelaskan, untuk proses pembagian dana tersebut, pihaknya sementara menunggu waktu yang tepat, agar saat dana itu disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana, mereka dapat menggunakannya sebagaimana mestinya.

“Itu kan hak mereka, tetap akan dibagikan. Tapi kita jaga, jangan sampai salah digunakan. Jadi masyarakat yang terkena dampak diharapkan sedikit bersabar lah,” ungkap Walikota. (red/bb)