Walikota Ambon: Tarif Baru Angkot Tak Akan Memberatkan Warga

oleh -225 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, menyatakan kenaikan tarif angkutan umum di Kota Ambon yang akan diberlakukan mulai tanggal 7 September 2021 mendatang tidak akan memberatkan masyarakat, terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Kenaikan tarif angkutan umum di Kota Ambon terjadi karena mulai bulan September bahan bakar minyak (BBM) berjenis premium akan dihilangkan dan tidak lagi dipergunakan,” ungkap Louhenapessy, di Balai kota Ambon. Senin (30/8/2021).

Menurutnya, bahan bakar minyak (BBM) berjenis premium akan dihilangkan dan beralih ke Pertalite Khusus (PLK) akan berefek samping terhadap angkutan umum.

“Saya kira lebih baik kita naikan tarifnya agar tidak menjadi masalah, karena untuk sekarang angkutan umum harus memakai pertalite yang harganya naik Rp1.600 dibanding harga premium,” ujarnya.

Walikota mengaku,  permasalahan tarif angkot akan disesuaikan oleh estimasi waktu perjalanan jarak dengan kebutuhan pertalite per hari, sehingga didapati tarif yang baru.

Baca Juga  Lucia Izaak Sudah punya feeling, Sebelum Ditetapkan Jadi Tersangka.

“Jadi dipastikan tambahan untuk tarif hanya berkisar Rp.200 sampai Rp400 , dengan demikian tidak membebankan masyarakat. Akan tetapi bila ada sopir yang menaikan harga tarif melebihi ketentuan, maka akan ditindak langsung oleh pihaknya,” pungkasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.