Wanita di Inggris Beri Miss-V Es Lilin untuk Dinginkan Suhu Tubuh Akibat Cuaca Panas

oleh -173 views
Link Banner

[carousel_slide id=’12211′]

@porostimur.com | London: Inggris kini sedang dilanda udara panas yang sangat menyengat dan menyiksa warganya.

Bahkan pada saat puncak, suhu di Negeri Ratu Elizabeth itu bisa mencapai 40 derajat Celcius.

Berbagai macam cara mereka gunakan untuk sekadar mendinginkan badan, mulai duduk di depan lemari es yang menyala hingga mandi di air mancur tengah kota.

Bahkan ada yang mengambil tindakan ekstrem, yaitu menempelkan dan memasukkan es lilin (es lolly) ke dalam organ kewanitaan.

Tujuannya tak lain adalah untuk membantu mendinginkan tubuh.

Dilansir Metro.co.uk, tindakan ini mulai viral di media sosial, khususnya Twitter.

Dikutip dari Intisari, para ahli kesehatan termasuk dokter langsung mengambil langkah pencegahan.

Dokter di Eropa langsung memperingatkan semua wanita untuk tidak melakukan hal tersebut.

Baca Juga  Kapolres Halsel Terapkan Protokol Kesehatan Saat Pimpin Sertijab Wakapolres

Tindakan menempelkan apalagi memasukan es lilin ke organ kewanitaan adalah tindakan bodoh juga mengerikan.

Hal tersebut bisa menyebabkan infeksi, iritasi dan trauma potensial di bawah.

Konsultan ginekolog Dr Anne Henderson mengatakan kepada The Sun, “Apa pun dengan pewarna makanan, pewarna, parfum, atau kadar gula yang tinggi akan berdampak negatif pada pH dan lactobacillus organ kewanitaan dan dapat meningkatkan risiko infeksi organ kewanitaan seperti sariawan dan vaginosis bakteri.”

“Menempelkan es lilin pada kulit organ kewanitaan yang halus dapat menyebabkan trauma dan kerusakan pada alat kelamin,” ujar Dr. Sarah Welsh.

“Kecanduan hal tersebut juga bisa berpotensi membuat iritasi area sensitif seperti organ kewanitaan yang menyebabkan peradangan dan ketidaknyamanan.”

“Pada tingkat yang lebih tinggi hal itu juga bisa sangat bahaya karena es meleleh dengan sangat cepat dan akan bocor saat larut.”

Baca Juga  Gabriella Larasati Akui Video Remas-remas Payudara Adalah Dirinya

“Ini juga merupakan tindakan yang tidak ada gunanya karena suhu inti tubuh, termasuk organ dalam seperti organ kewanitaan, diatur oleh otak dan tidak dapat diubah oleh zat pendingin seperti es, yang paling baik akan memberikan bantuan yang sangat sementara sebelum suhunya naik lagi.”

“Tubuh memiliki autoregulasi tersendiri dan tidak perlu ide mengakali hal tersebut”, tambahnya.

Dr Sarah Welsh, salah satu pendiri merek kondom HANX, mengatakan: “Ada banyak hal yang seharusnya tidak pernah mendekati organ kewanitaan, salah satunya menempelkan es lilin di area tersebut.”

“Es dapat menempel pada kulit halus organ kewanitaan dan menyebabkan trauma dan kerusakan.”

“Terlebih lagi, memasukkan bahan makanan ke dalam organ kewanitaan Anda dapat menyebabkan munculnya mikroba, mengganggu keseimbangan normalnya dan memungkinkan bakteri tumbuh dan infeksi berkembang.”

Baca Juga  Rayakan HAB dan Hari Ibu, DWP Kanwil Kemenag Malut Gelar Lomba MC

Sebagai gantinya, para ahli merekomendasikan untuk mengenakan celana dalam katun yang longgar dan menghindari pakaian ketat untuk mencegah timbulnya iritasi atau dermatitis.

Dr Shree Datta, konsultan ginekolog di MyHealthcare Clinic mengatakan: “Saran saya adalah untuk menghindari benda asing di organ kewanitaan untuk risiko infeksi”.

“Saya akan menyarankan pakaian katun longgar dan menghindari pakaian ketat untuk mencegah timbulnya iritasi dan dermatitis.”

“Mandi air dingin – tanpa pencucian internal – dan menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik sudah cukup,” pungkasnya (red)