Warga Ambon Digegerkan Penemuan Mayat di Pantai Losari

oleh -328 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan mengapung di pelabuhan rakyat Enrico, perairan Teluk Ambon, Sabtu (1/2/2020) sekitar pukul 13.00 WIT.

Mayat yang ditemukan mengapung taking berapa jauh dari buritan Kapal Layar Motor (KLM) Supiyani Jaya itu, sontak membuat warga pesisir pantai Losari, Kecamatan Sirimau, Kecamatan Uritetu, Kota Ambon geger.

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy, dalam rilisnya kepada wartawan menjelaskan, mayat lelaki tersebut diketahui bernama Yohannis Fentje Batoek (68) warga jalan Mutiara, Keluarahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

“Mayat korban, pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga bernama Wensislaus Cornelis Toanubun (42) yang kala itu tengah memancing di atas dermaga pelabuhan rakyat Endrico,” tutur Kaisupy.

Julkisno menjelaskan, saat sedang memancing saksi dikagetkan dengan sesosok mayat yang terlihat mengapung di atas permukaan air. Setelah diperhatikan, ternyata sosok mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki. Saksi langsung berteriak bahwa ada mayat yang terapung.

Baca Juga  Peringati HAB ke 74, Kemenag Halsel Gelar Upacara

Teriakan saksi akhirnya didengar oleh para buruh lepas yang sedang melaksanakan bongkar muat kopra di pelabuhan tersebut.

Sekitat 18 orang buruh itu kemudian melaporkan informasi penemuan mayat tersebut kepada personil Polsek KPYS yang tengah bertugas di pos Polisi pelabuhan rakyat Endrico.

“Bripka Hasan Watiheluw, personil Polsek KPYS, yang saat itu bertugas langsung mendatangi tempat kejadi perkara untuk memastikan kejadian tersebut, dan benar ternyata ada mayat. Dibantu oleh 2 orang buruh pelabuhan, Fahmi Mahu (38) dan Upi (20) jasad korban berhasil diangkat dari dalam air ke tepi Dermaga Pelabuhan agar tidak hanyut terseret oleh arus,” tutur Kaisupy.

Kaisupy menjelaskan, menurut keterangan Abigael Sanggela (65) istri korban menerangkan, sebelum ditemukan jasad suaminya yang terbujur kakuh di laut, korban sempat tidur bersama dengan anak dan istrinya. Namun sekitar pukul 05.00 WIT, istri korban bangun untuk memasak makanan warung dan melihat suaminya sudah tidak ada di rumah, namun istrinya beranggapan suaminya sedang jalan pagi (olah raga).

Baca Juga  Waspada! Main Ponsel 5 Jam Sehari, Obesitas Mengancam Nyawa

Setelah jam 09.00 WIT (Sabtu Pagi) setelah kegiatan masak pagi istri korban langsung mencari suaminya namun tidak di ketemukan, sehingga beranggapan suaminya sedang ke Passo di rumah anak pertamanya.

Istri korban juga menambahkan bahwa suaminya sering mengeluhkan sakit kaki, dan sempat menyarankan kepada suaminya untuk setiap harinya jalan pagi.

“Jasad korban telah di bawa oleh personil Polsek KPYS ke RS sakit Bhayangkara Polda Maluku di Tantui untuk dilakukan visum penyebab kematian korban. Untuk sementar anggota Polsek KPYS bersama keluarga masih menunggu hasil di RS. Bhayangkara Tantui Ambon,” pungkasnya. (keket)