Warga Banda Eli-Elat Demo, Tuntut Polisi Percepat Proses Kasus Kematian Husein Suat

oleh -376 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Aliansi Solidaritas untuk Husein Suat, (korban penganiayaan dan pembunuhan), menggelar aksi demonstrasi di Kantor Polresta Pulau Ambon dan P.P. Lease, dan Polda Maluku, Jumat, 19 Februari 2021.

Dalam orasi yang disampaikan di depan Mapolresta, para pendemo minta agar secepatnya kepolisian mengusut tuntas kasus yang menyebabkan Husein Suat dianiaya hingga tewas di Jembatan Merah Putih (JMP) pada Kamis, 11 Februari 2021 lalu.

“Ada 10 orang yang diduga kenapa baru enam orang yang ditangkap. Kami minta kasus ini diusut tuntas,” teriak para pendemo.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Pulau Ambon dan P.p. Lease, Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang, sampaikan agar keluarga dan masyarakat paham akan proses yang sedang berjalan.

Link Banner

“Memang sudah ada kesesuaian antara para tersangka dan saksi-saksi, kemudian dengan TKP ini sudah ada penyesuaian, sehingga nantinya penyidik sebenarnya sudah bisa menyimpulkan pasal yang akan diterapkan. Memang pasal yang sementara dikenakan pasal 338, tapi ini kan masih berproses,” jelasnya.

Baca Juga  Musisi Underground Iran Ditangkap karena Kolaborasi dengan Perempuan

“Kami masih terus berinteraksi dengan Jaksa, masih bisa menambah keterangan saksi-saksi lain dan mungkin bisa menambah alat bukti lain. Bisa saja pasal ini juga akan bertambah, tergantung perkembangan. Ini kan baru penahanan kurang lebih satu minggu, Kita ada kesempatan lakukan penahanan paling lambat 60 hari lah, kami usahakan segera selesai. Kami harapkan pihak keluarga terutama masyarakat bisa paham dengan proses yang kami lakukan. Kami akan berusaha se-profesional mungkin,” tandasnya.

Aksi ini berlanjut di Mapolda Maluku, mereka meminta kepada, Kapolda Irjen Pol Refdi Andri agar mengevaluasi kinerja dari pada Kapolresta Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang.

“Kami minta Pak Kapolda evaluasi Kapolresta,” kata para pendemo.

Baca Juga  KATAM Konsisten Tolak Pembuangan Limbah Tambang ke Laut

Sementara Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol Antonius Wantri Yulianto mengatakan kalau semua tuntutan para pendemo sudah dijelaskan Kapolresta.

“Mengenai pasal itu pimpinan tidak bisa intervensi, Kasus ini sudah ditangani Polresta,” ungkap Yulianto. (valen)