Warga Buya Polisikan Dirktur CV. Sula Baru Terkait Dugaan Ilegal Logging

oleh -211 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Dianggap melakukan penebangan kayu di kebun milik warga Desa Buaya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, Direktur CV. Sula Baru di laporkan ke Polres Kepulauan Sula, pada Rabu (10/2/2021).

“Kami laporkan Direktur CV. Sula Baru yang melakukan penebangan kayu di lahan dan kebun milik warga Desa Buaya, Iki Masuku dan Daud Masuku tanpa izin atau secara ilegal atau tanpa diketahui pemiliknya,” kata kuasa hukum Iki dan Daud, Kuswandi Buamona bersama Fahmi Drakel dan Lukman Harun.

Kuswandi selaku ketua YLBH-Walima Sula mengatakan, CV. Sula Baru melakukan aktivitas penebangan kayu dan pengangkutan kayu di atas lahan dan kebun cokelat milik kliennya. Akibatnya, kurang lebih 150 pohon tanaman cokelat tertimbun dengan tanah dan sisa kayu kecil yang ditebang.

Baca Juga  Duggary: Barcelona Klub Badut dan Tak Berkelas

“Aktifitas penebangan kayu yang telah dilakukan CV. Sula Baru tersebut kemudian dibuat jalur masuk di atas kebun cokelat dan lahan ilik klien kami untuk mengangkut kayu dengan mobil milik CV Sula Baru,” ujar Wandi.

Pengacara muda asal Desa Waibau, Kecamatan Sanana ini bilang, penebangan kayu oleh perusahan loging milik CV. Sula Baru di atas lahan warga Desa Buya yang terjadi pada Bulan Januari 2021, itu dilakukan tapa izin atau sepengetahuan kliennya (Iki dan Daud red).

“Kayu yang ditebang oleh pihak perusahan loging (Direktur CV.Sula Baru) sebanyak 23 Batang Pohon, dan 19 Pohon kayu telah di angkut ke lopon Milik CV. Sula Baru, sedangkan 4 Pohon lainnya yang di tebang dibiarkan begitu saja di lahan milik klien kami,” tuturnya.

Baca Juga  Akhirnya Kejaksaan Bitung Tahan 2 Tersangka Korupsi Dana Paud 2016

Atas perbuatan itu, kata Wandi, terlapor diduga telah melanggar ketentuan perudang-undangan sebagaimana diatur dalam Pasal 406 ayat (1) dan pasal 385 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Oleh karena itu, Kuswandi dan kawan-kawan selaku kuasa hukum warga mohon kepada Kapolres Kepulaun Sula, Cq Kasat Reskrim Polres Kepulauan Sula agar segera melakukan tindakan Penyelidikan dan Penyidikan atas dugaan tinda pidana di maksud, tutup ketua YLBH-Walima Sula, Kuswandi Buamona. (red)