Warga Desa Auponhia Keluhkan Upah Kerja Jembatan Air Bugis

oleh -123 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Warga Desa Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara (Malut) hingga kini masih mengeluhkan upah kerja pembangunan rehabilitasi Jembatan Air Bugis.

Jembatan Air Bugis dikerjakan oleh CV Kristi Jaya Abadi pada tahun anggaran 2017 dengan nilai Rp. 4.242.513.055.

Menurut Halim Umafagur, jembatan tersebut tidak dapat digunakan warga apalagi di musim pancaroba karena konstruksi pembangunan tidak sesuai RAB.

Kepada porostimur.com, Sabtu (13/6/2020), Halim menjelaskan, tidak hanya pembangunannya yang bermasalah, namun hingga kini upah kerja warga juga belum dilunasi oleh pihak CV Kristi Jaya Abadi, sehingga warga kemudian menahan satu buah mobil pengangkut material sebagai jaminan.

Hingga kini mobil tersebut masih berada di Desa Auponhia, namun sudah dalam keadaan rusak parah.

Baca Juga  Bantu Korban Gempa di Halsel, AQL Lepas TIM Persiapan Kapal Darurat Pangan

Oleh sebab itu, Ketua Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Cabang Kepsul ini meminta Kapolda Maluku Utara untuk segera memeriksa Dirut CV Kristi Jaya Abadi sebagai kontraktor Jembatan Air Bugis. (ifo)