Warga Dusun Amaori jauh dari uluran tangan Pemkot Ambon

oleh -123 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Berbagai permasalahan berhasil dideteksi anggota DPRD Kota Ambon, Leonora F. K. FarFar, saat menggelar kegiatan reses di Negeri Passo, Kamis (1/2).

Reses sendiri mulai dilakukannya di RT055/RW12, Dusun Amaori, Negeri Passo, dengan mendekatkan diri dengan warga di lapangan dan menerima berbagai keluhan dari masyarakat.

Warga yang merupakan pengungsi dari Benteng Karang-Hunuth ini yang mendiami wilayah ini, bukan saja secara fisik belum tersentuh oleh sarana dan prasarana yang memadai, namun juga belum terjamah oleh pemberdayaan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sama sekali.

Untuk pemberdayaan pertama, berupa kelompok beranggotakan 10 orang, tak pernah dicicipi warga di lokasi ini, maupun pemberdayaan untuk laki-laki dan perempuan yang masuk dalam tahap kedua.

Link Banner

Akses jalan sendiri di lokasi ini, belum dilakukan hotmix, padahal selang 15 tahun lebih warga di lokasi ini sudah menyuarakan tentang akses jalan dimaksud.

Sekitar 188 warga di lokasi ini berprofesi sebagai pemulung di lokasi Tempat Pembuangan Akhir.

Sayangnya, saat melaksanakan kesehariannya, ratusan warga ini belum dilengkapi dengan sepatu safety maupun masker.

Sebagai pengungsi, wilayah yang didiaminya ini pun masih belum ststus tanahnya hingga saat ini.

Baca Juga  Kapolres Halsel Minta Warga Tunda Mudik

Belum lagi, kendala air bersih yang dihadapi warga selang belasan tahun masih tak terpecahkan.

Ketua RT055/RW/012 Dusun Amaori, Negeri Passo, Nus Korsely, dalam pertemuan reses ini menyampaikan apresiasinya atas kepedulian anggota DPRD Kota Ambon, yang sudah bersedia melakukan reses bersama warga di lokasinya itu.

”Ibu Far Far sebagai anggota DPRD Kota Ambon yang hadir dan seluruh keluh kesah masyarakat yang disampaikan kepada ibu, pada saat masa reses ini mudah-mudahan dapat diperhatikan. Karena kami yang ada disini jarang untuk bisa mendapatkan air, karena mobil air jarang untuk masuk ke sini, kami merasa susah.Karena itu kami berharap apa yang telah disampaikan oleh Far Far tadi mudah-mudahan dalam waktu dekat ini jalan ini dapat diperbaiki,” ujarnya.

Far Far sendiri dalam keterangannya kepada wartawan usai pertemuan reses, membenarkan adanya kerinduan masyarakat terhadap uluran tangan dari Pemkot Ambon.

”Masyarakat Dusun Amaori ini juga merindukan sentuhan dari Pemerintah Kota maupun DPRD Kota Ambon dalam hal ini. Karena dilihat bahwa pembangunan pembangunan yang sering dilakukan oleh Pemerintah Kota ini belum banyak menyentuh kepada warga masyarakat yang ada di Dusun Amaori. Lewat reses yang dilakukan oleh anggota DPRD hari ini, maka banyak aspirasi dari masyarakat, yang ada di Dusun Amaori ini bisa tersalurkan. Kita melihat bahwa kalau kita tidak melakukan reses di Dusun Amaori, tentunya bahwa persoalan yang dialami oleh warga di lokasi ini, tentunya tidak bisa diungkapkan di media massa maupun diungkapkan kepada DPRD Kota Ambon. Dalam hal ini mereka berpikir bahwa anggota DPRD Kota Ambon adalah perpanjangan tangan dari warga masyarakat yang ada di dalam Pemerintahan Kota Ambon, khususnya mewakili Dusun Amaori,” jelasnya.

Baca Juga  Terungkap: Suara Gemuruh Sebelum Gempa di Ambon Bikin Warga Panik

Far Far juga memberikan apresiasi kepada warga di Dusun Amaori yang sudah bersedia memberikan kesempatan berinteraksi langsung dengan dirinya dalam kesempatan reses dimaksud.

”Saya sangat berterima kasih untuk warga Dusun Amaori yang mana bisa mengungkapkan dan bisa meluangkan waktu datang bersama-sama dengan saya dalam melakukan reses, dalam rangka untuk menyerap aspirasi daripada warga masyarakat yang ada di Dusun Amaori. Dilihat, bahwa mereka sangat membutuhkan sentuhan daripada Pemerintah Kota Ambon. Jalan-jalan dalam lingkungan mereka yang belum dihotmix maupun dilapen, bahwa air bersih yang belum ada di dusun Amaori ini juga mereka sangat memerlukan tentang hal itu,” tegasnya.

Menurutnya, hasil pertemuan reses ini akan dilaporkan kepada DPRD, juga akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Ambon, khususnya Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Diskimpera), sehingga bisa memenuhi kebutuhan warga yang ada di Dusun Amaori.

Baca Juga  5 Pemain Keturunan Indonesia yang Bisa Diberdayakan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-20 2021

”Kami juga sangat berkeinginan bahwa Pemerintah Kota Ambon tidak melihat sebelah mata kepada warga masyarakat yang ada di dusun Amaori, tapi mereka juga merupakan bagian daripada warga Kota Ambon. Karena masyarakat yang ada di Kota Ambon, justru itu mereka juga harus diberikan sentuhan dan mereka juga harus diperhatikan hak-haknya sama seperti warga lainnya dalam wilayah Kota Ambon,” pungkasnya. (Febby Sahupalla)