Warga Halbar Diminta Tidak Panik Menyusul Temuan Positif Corona

oleh -305 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Pasca ditemukannya kasus perdana pasien positif virus corona di Kabupaten Halmahera Barat yang saat ini tengah menjalani isolasi di RSUD Chasan Boesoirie Ternate, warga diminta untuk tidak panik.

Sebab kepanikan justru akan membuat keadaan semakin buruk. Warga diminta tetap tenang. Namun harus tetap menjaga kebersihan dan kesehatan.

“Warga kita imbau tetap tenang, jangan terlalu khawatir yang berlebihan, jaga kesehatan, sering cuci tangan, warga diimbau untuk menjaga jarak secara sosial, itu harus dilakukan dengan baik,” kata Juru bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Halmahera Barat, Chuzaemah Djauhar, Ahad (26/4/2020).

Chuzaemah juga mengingatkan anak-anak sekolah yang saat ini sudah diliburkan agar benar-benar dimanfaatkan untuk berdiam di rumah.

Dibutuhkan pengawasan orang tua untuk memastikan anak-anaknya yang libur sekolah tidak berkeliaran yang dapat mengancam kesehatan anak-anaknya.

Baca Juga  Ini 5 Provinsi dengan Kasus Corona Terbanyak di Indonesia Sampai Jumat Kemarin

“Anak-anak sekolah yang sudah diliburkan harus benar-benar berada di rumah. Jangan berkeliaran, tujuanya agar mereka tetap sehat,” katanya.

Pihaknya meminta dukungan dari masyarakat agar diberikan kekuatan dan kesehatan, sehingga bisa merawat para pasien suspek corona maupun yang positif corona. Sehingga para pasien tersebut segera diberikan kesehatan.

“Kita siap, menghadapi ini, mudah-mudahan pasien cepat sembuh dan cepat pulih,” katanya.

Chuzaemah menjelaskan, sebelum kasus positif di Halmahera Barat ini diumumkan Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama jajaran puskesmas sudah mengambil langkah dengan melakukan tracking terhadap keluarga yang terkontak erat dengan pasien PDP tersebut dengan melakukan Rapid Test kepada 13 orang keluarga pasien.

“Setelah pasien PDP dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate pada tanggal 16 April lalu, tim medis turun melakukan pemeriksaan rapid test terhadap 13 orang keluarga pasien PDP sebanyak dua kali dan hasilnya non reaktif,” ungkapnya.

Baca Juga  Bersifat Terbuka, PKS Kunjungi AMGPM Kota Ambon

Berdasarkan data dari Dinkes Halbar bahwa pasien PDP yang positif COVID-19 asal Jailolo ini, pada tanggal 2 April lalu tina dari Jakarta-Ternate dan keesokan harinya yang bersangkutan ke Sidangoli kemudian ke Jailolo.

Selang satu hari tepatnya pada tanggal 15 April lalu. KH di rujuk ke RSUD Jailolo dengan gejala demam. Selanjutnya pada tanggal 16 April KH kembali dirujuk ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate dengan status PDP untuk dilakukan pemeriksaan PCR dan pada 25 April hasilnya positif COVID-19.

“Meskipun sudah positif, tapi kita berharap warga tidak terlalu panik, upayakan selalu mengikuti protokol kesehatan, selalu menjaga kesehatan, cuci tangan setiap saat. Kita juga doakan agar pasien PDP yang saat ini positif bisa cepat pulih dan bisa kembali bersama keluarganya”, ujarnya.

Baca Juga  Ertugrul: 'Game of Thrones Versi Islam' Raup Jutaan Pemirsa

Chuzaemah menambahkan saat ini tim Satgus terus melakukan upaya penanganan dan pencegahan COVID-19 di Kabupaten Halbar diharapkan warga juga diminta agar selalu mengikuti anjuran pemerintah dengan tetap berdiam diri di rumah.

Selain itu warga juga turut memberikan informasi kepada Tim Satgus ketika ada warga yang memiliki gejala COVID-19 sehingga penanganan bisa dilakukan lebih awal.

“Mudah-mudahan tidak ada penambahan. Makanya kita imbau waktu libur sekolah ini betul-betul dimanfaatkan untuk belajar di rumah, jangan pergi ke tempat keramaian,”kata Kadis Infokom Halmahera Barat ini. (ash)