Warga Kawata Tagih Janji Gubernur Malut Bangun Talud dan Jembatan

oleh -1.858 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Video yang menggambarkan guru dan siswa SMK harus basah-basahan menyeberangi sungai untuk berangkat ke sekolah viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Maluku Utara.

Video beredar itu berdurasi 1,17 menit. Dinarasikan, guru dan siswa SMK N 1 di Desa Kawata, Kecamatan Mangoli Utara Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, menyeberangi sungai Kawata untuk berangkat ke sekolah.

Dalam video, tampak para siswa yang memakai seragam pramuka dan seragam putih serta guru menyeberangi sungai dengan kedalaman setengah badan. Mereka juga bergandengan tangan karena arus deras.

Cuaca juga sedang turun hujan. Sebagian mereka tampak menggunakan payung.

Kabid Humas Polda Malut AKBP Adip Rojikan membenarkan kejadian itu. Namun, belum diketahui cerita detailnya.

Baca Juga  Reses di Halmahera Tengah, Hatari Komitmen Perjuangkan Transfer Daerah

“Betul. Tapi latar belakangnya, penyabanya, sudah berapa lama, belum tahu,” kata Adip seperti dilansir dari detikcom, Jumat (6/3/2020).

Foto: Tangkapan layar video viral guru dan siswa di Malut seberangi sungai deras. (Istimewa)

Sementara itu, Najamudin Umasugi, salah seorang tokoh pemuda Desa Kawata kepada porostimur.com mengatakan, video yang viral di media sosial Facebook tersebut adalah peristiwa yang terjadi di desanya.

Menurutnya, setiap musim penghujan, siswa dan guru SMK Negeri 1 Mangoli Timur harus bertaruh nyawa dengan menyeberangi sungai agar sampai di sekolah.

Lebih jauh pengusaha cafe di Kota Sanana ini bilang, kondisi sungai tersebut pernah dilihat sendiri oleh Gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba pada Tahun 2018 lalu ketika berkampanye di Desa Kawata.

Gubernur KH. Abdul Gani Kasuba saat berkampanye di Desa Kawata dan melihat kondisi sungai pada Tahun 2018 (foto: istimewa)

Pemuda yang akrab disapa Boys ini mengaku, ketika itugubernur berjanji akan segera membangun jembatan dan talud.

Baca Juga  Jelang Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19, HMP Halsel Berharap Pemda Kawal Harga Sembako

“Jadi waktu itu Pak Kyai sudah janji di hadapan masyarakat, bahkan sudah ada tim dari provinsi yang turun. Hasilnya waktu itu gubernur hilang akan bangun jembatan sepanjang 55 meter dan talud sepanjang 500 meter. Tapi sampai hari ini tidak ada buktinya”, tukas Najamudin.

Oleh sebab itu, dirinya berharap gubernur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba agar segera mewujudkan janjinya itu. (red/ifo)