Warga Korban Gempa di Kelapa Dua Kecamatan Kairatu Terima Bantuan dari Masyarakat Maluku Utara

oleh -67 views
Link Banner

Porostimur.com | Kairatu: Masyarakat Maluku Utara melalui Relawan Masjid Raya Al Munawwar Ternate ikut mengulurkan tangan membantu para korban terdampak gempa bermagnitudo 6,5 yang mengguncang Kota Ambon, Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat (SBB) pada Rabu (15/10), dengan menyalurkan bantuan tanggap darurat yang dibutuhkan kepada pengungsi di Desa Kelapa Dua, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Kami ikut berduka dan prihatin atas musibah gempa yang melanda Ambon, Malteng dan SBB sehingga menimbulkan dampak korban meninggal dunia dan luka-luka serta rusaknya fasilitas publik dan rumah penduduk,” kata Koordinator Relawan Maluku Utara, Hasby Yusuf, di lokasi pengungsian Dusun Siompu.

Selain memberikan bantuan penanggulangan darurat bagi masyarakat korban gempa di Desa Kelapa Dua Kecamatan Kairatu, sebelumnya bantuan dari masyarakat Maluku Utara teleh disalurkan ke sejumlah desa Kecamatan Pulau Haruku Maluku Tengah, seperti di Desa Ori, Kariu, Hulaliu, Pelauw, Kailolo, Kabauw, Rohomini, Haruku dan Oma,

Baca Juga  Puisi-Puisi Nuriman N Bayan

Bantuan yang sama juga telah disalurkan di lima desa di Kecamatan Salah itu, yakin Desa Tial, Tengah-Tengah, Tulehu, Waai dan Liang.

Bantuan yang dikirim diantaranya beras 5 ton, indomie 500 dos, air mineral gelas dan botol 100 dos, popok bayi, terpal 100 lembar, tikar 200 buah, selimut 200 buah, popmie 100 dos, ikan kaleng, minyak goreng, sikat gigi, pasta gigi, kaos kaki bayi, obat-obat, pakaian 59 kodi, minyak kayu putih, susu kental manis, shampo , kecap, ikan teri (ngafi), ikan julung (ikan tore), teh, kopi, gula kurang lebih 1 ton, sabun mandi, sabun cuci, biskuit, kebutuhan wanita dan barang lainnya.

Bantuan yang diberikan tersebut merupakan sumbangan dari masyarakat di Maluku Utara, baik pribadi, organisasi, paguyuban maupun instansi dan lembaga.

Baca Juga  Kubu ZADI-IMAm Yakin Menang di Tujuh Kecamatan pada Pilkada Kepuluan Sula 2020

“Kami sadar tidak mungkin mampu melayani seluruh warga yang menjadi korban Gempa dan sedang mengungsi yang jumlahnya sudah mencapai puluhan ribu, namun setidaknya bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga yang sedang berada dalam kondisi prihatin,” pungkas Hasby. (keket)