Warga Lorong Sinar apresiasi baksos kesehatan mata yang digelar Pieris

oleh -87 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Bakti sosial (baksos) pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata baca gratis yang digelar anggota DPD RI asal Maluku, Prof. Dr. John Pieris, akhirnya menuai apresiasi positif dari masyarakat.

Ratusan warga di wilayah Kudamati, tepatnya di Lorong PMI dan Lorong Gereja Sinar, memberikan apresiasi positif kepadanya, usai menggelar baksos serupa di areal ini, Minggu (3/3) kemarin.

Baksos yang digelar Pieris di salah satu sekolah negeri ini, mampu menjangkau sekitar 344 kepala keluarga (KK) yang tergabung dalam jemaat GPM Sinar, maupun warga dari lorong dan kelurahan tetangga lainnya.

Hal ini pun dibenarkan tokoh pemuda Lorong Sinar, Ridwan Hayat, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Selasa (5/3).

Link Banner

”Ini kan masalah sosial yang harus diselesaikan. Banyak orang tua yang berada di gang sini kan, di Lorong PMI, Lorong Sinar dan Gereja Sinar, yang masih membutuhkan bantuan kacamata ini. Gereja sinar sendiri memiliki 344 KK dan kegiatan ini diumumkan langsung oleh ibu pendeta kemarin waktu gereja. Yang hadir di sini berusia 35 tahun ke atas. Dan bukan hanya warga di sini, tapi warga Benteng, Gudang Arang, juga ikut berpartisipasi dan hadir pada kegiatan ini. Dihadiri juga warga tetangga-tetangga kita,” ujarnya.

Baca Juga  Satgas Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS Bantu Warga Pasang Pipa Saluran Air

Tak lupa diapresiasinya pihak sekolah negeri setemat yang bersedia memberikan lokasi kepada tim baksos melayani pemeriksaan kesehatan mata kepada warga.

Apalagi, akunya, inisiasi Pieris dengan tim baksosnya itu pun mendapatkan respons positif dari kelompok pemuda setempat.

”Jadi setelah saya koordinasi dengan Ketua Angkatan Muda dan Kepala Sekolah SMK untuk bersedia menyelenggarakan kegiatan ini, mereka sendiri tergerak. Maka saya selaku warga di sini juga tergerak,” jelasnya.

Pemeriksaan kesehatan mata sendiri, tegasnya, masih jarang dilakukan oleh pemerintah.

Karena itu, masih banyak masyarakat yang kurang mampu dan belum menerima layanan kesehatan dimaksud.

Untuk itu pihaknya sangat mengapresiasi terobosan yang dilakukan Piries bersama tim baksosnya itu.

Baca Juga  Pertumbuhan Ekonomi Papua Minus, Jokowi Buat Apa?

”Ini memang kegiatan sosial. Dan saya memang berterima kasih kepada Pak John yang peduli akan hal ini. Yang mana sudah memberi sumbangan. Dan ada sedikit tips buat bapak-bapak dan ibu-ibu tentang mata,” tegasnya.

Melalui baksos ini, akunya, pemahaman warga akan kesehatan mata menjadi lebih bertambah.

Contoh konkrit yang bisa ditemui, jelasnya, yakni warga lebih paham lagi tentang pembelian kacamata yang akan digunakan untuk membaca.

”Kegiatan ini sangat membantu warga di sini. Karena, selama ini warga hanya membeli kacamata secara sembarangan saja ke toko dan tidak memeriksakan matanya sebelumnya. Mereka hanya melakukan test. Dan hanya melalui pemeriksaan mata betul-betul tepat, sehingga mereka bisa membeli kacamatan yang tepat untuk mereka pakai,” terangnya.

Baca Juga  Sinergi Pakta Parada 2019, Bea Cukai Dorong Ekspor Rempah dari Maluku Utara

Adanya baksos ini, tambahnya, membantu masyarakat bukan hanya dari sisi finansial semata, namun juga membuka wawasan masyarakat akan kesehatan matanya, serta memberikan kesempatan kepada masyarakat kurang mampu untuk menikmati pelayanan kesehatan yang sama dengan masyarakat yang lebih tinggi serajat dan kelas ekonominya.

Diharapkannya, langkah yang dilakukan Pieris berupa kegiatan baksos ini, maupaun keberadaaannya sebagai salah satu representasi masyarakat Maluku di pusat, bukan hanya bisa membantu masyarakat Maluku saja, namun juga membantu pemerintah Maluku dengan berbagai permasalahan yang sedang dihadapinya.

”Harapannya, semoga ke depan Pak Jhon menjadi berkat buat masyarakat Maluku dan bisa membantu pemerintah Maluku. Terutama karena Pak Jhon berada di pusat dan menjadi anggota DPD di sana, kita doakan agar dapat membantu Maluku dalam hal ini. Bukan soal kacamata saja, segala macam persoalan Maluku,” pungkasnya. (keket)