Warga New York Rayakan Kekalahan Trump dengan Suka Ria

oleh -25 views
Link Banner

Porostimur.com | New York: Warga New York bergembira bersama dengan turun ke jalan pada Sabtu waktu setempat untuk merayakan kekalahan Donald Trump di pilpres AS (pemilihan presiden Amerika Serikat) 2020.

Orang-orang mengolok-olok putra daerah New York itu dengan ucapan, “Anda dipecat”.

Di Manhattan para warga berteriak dan bertepuk tangan. Beberapa di antaranya mengibarkan bendera dan yang lainnya membunyikan teko dari balkon. Kendaraan juga membunyikan klakson untuk ikut merayakan.

Catherine Griffin menangis gembira di luar bersama satu dari dua anaknya. “Saya senang Trump pergi dari hidup kita, semoga selamanya,” katanya kepada AFP.

“Sedikit kenormalan kembali dalam hidup kami, dan anak-anak saya bisa melihat manusia yang layak kembali memegang kendali – itu membuat saya bahagia,” kata wanita berusia 47 tahun tersebut merujuk pada Joe Biden.

Baca Juga  Demo Menolak PPKM Mikro Mahasiswa IAIN Ambon Berlangsung Ricuh

Ratusan orang lalu berkumpul di luar Trump Tower, dan banyak juga yang mengerubungi Grand Army Plaza Brooklyn.

Mereka kompak menyuarakan “Anda dipecat” atau “Trump dipecat”, kalimat yang kerap diucapkan Trump saat tampil sebagai pembawa acara tv The Apprentice.

Ribuan orang lainnya berkumpul di Times Square dan Columbus Circle, di mana demo untuk mengawal integritas penghitungan suara berubah jadi pesta besar.

“Biden akhirnya menang,” kata JD Beebe (35) yang bekerja di sebuah perusahaan online.

“Saya merasa ini momen yang sangat Amerika,” katanya, menambahkan bahwa “Saya tahu negara ini terpecah hampir 50/50, tetapi saya masih merasa ini adalah hari yang sangat baik untuk demokrasi.”

Baca Juga  6 Fakta Film Monster Hunter Dibintangi Milla Jovovich, Raih Pendapatan Rp 263 Miliar Kala Pandemi Covid-19

“Sejujurnya saya menantikan saat-saat tidak harus berada di roller coaster setiap hari tentang hal konyol apa yang akan dikatakan pemimpin kami, atau apa yang akan mereka lakukan pada masyarakat yang tertindas,” pungkasnya. (red/kompas.com)