Warga Tomalou Minta BWS Malut Perhatikan Kebutuhan Sarana Prasarana Nelayan

oleh -156 views

Janhar bilang, kebutuhan infrastruktur tersebut merupakan sangat urgen, masyasarakat Tomalou memiliki armada ikan terbesar di Maluku Utara, namun tidak mempunyai berlabunya armada yang permanen.

Kebutuhan infrastruktur tersebut, merupakan kebutuhan yang sangat urgen, karena kami memiliki armada ikan terbesar di Maluku Utara, namun nelayan kami tidak mempunyai berlabunya kapal.

Menurutnya, Kampung Nelayan Tomalou memiliki 25 unit armada, akan tetapi hancur diterjang ombak pada beberapa tahun lalu.

“Melihat kondisi itu, maka kami mohon kepada Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai, untuk sekiranya bisa merelisasikan kebutuhan nelayan kami, maupun jalan masyarakat yang dibangun secara swadaya sepanjang 10 kilo meter agar diminta agar peningkatan kembali,” jelasnya.

Melalui kesempatan ini, Janhar menambahkan, bahwa kegiatan rekor muri makan sate ikan terbanyak ini, upaya mempertegas jadi diri kami sebagai kampung nelayan utama di Provinsi Maluku Utara.

Baca Juga  Kunjungan Kerja ke Malra, Gubernur Maluku Buka Puasa Bersama Warga Ohoi Letman

“Meski demikian, kegiatan makan ikan sate terbanyak ini, bagian dari rangkaian pelaksanaan Hari Nusantara. Hal tersebut, berkat kerjasama antara masyarakat Tomalou, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, dan didukung oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Maluku Utara,” beber Janhar.

No More Posts Available.

No more pages to load.