Wawali Tikep Sebut Ratna Namsa Lebay

oleh -125 views
Link Banner

Porostimur.com, Tidore – Pernyataan yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Tikep Ratna Namsa, bahwa pemerintah gagal dalam menerapkan Perda Kekerasan Perempuan Dan Anak, direspon oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen.

Menurutnya, DPRD bukan LSM dan lembaga indenpendenden, karena mereka adalah bagian dari pemerintah dearah, sebagaimana tertuang dalam Undangan Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

“Undang-undang menyebutkan secara jelas, tapi kemudian DPRD menganggap Pemerintah Kota Tidore Kepulauan lemah dalam penyelesaian kasus kekerasaan seksual, maka tentu gunakanlah fungsi pengawasan untuk menyampaikan ke pemerintah daerah,” tegasnya, Jumat (1/7/2022).

Muhammad Sinen menuturkan, bahwa Ratna Namsa jangan perbiasakan berbicara di media, namun pada akhirnya tidak berkomunukasi dengan pemerintah daerah.

Menurut dia, seharusnya pemerintah daerah dengan DPRD adalah satu. Untuk itu, tidak seharusnya setiap saat berkomentar di media agar saling menyalahkan.

Baca Juga  Raisa dan Andi Rianto Rilis Single Bahasa Kalbu

“Kan, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak maupun Polsek Oba Utara sudah ada. Kalau menyangkut dengan regulasi harus dibicarakan bersama. Dan pemerintah daerah terlambat, maka DPRD gunakan inisiatif DPRD. Sudah berapa puluh Perda inisiatif yang dihasilkan oleh DPRD,” katanya.

Muhammad Sinen menambahkan, penilaian yang dijelaskan Ratna Namsa yang mengaggap pemerintah daerah lemah dalam penyelesain kasus kekerasan seksual itu terlalu lebay.

“Gunakalanlah kewenangannya agar membuat Perda inisiatif DPRD tentang perlindungan anak,” tukasnya.

Dia juga menyayangkan sampai sejuah ini tidak ada komunikasi secara baik antara DPRD dan eksekutif, dan justru terkesan saling menyalahkan.

“Kalau kita terus saling menyalahkan, maka kapan daerah ini mau maju. Saya mohon jangan terlalu lebay di media. Sebab DPRD lebih dari pemerintah daerah yang dibayai menggunakan dana negara,” tugas Muhammad Sinen.

Baca Juga  Anti Mati Gaya, Cobain 6 Tips Mix and Match Kemeja Polos Ini

“Mari kita berfikir secara dewasa. Karena masyarakat membutuhkan pelayanan dari pemerintah daerah. (Len)