Wiranto: Pemerintah Lakukan Langkah Cepat Pasca Gempa Maluku

oleh -73 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Menko Polhukam Wiranto menyatakan bahwa Pemerintah pusat peduli dan telah mengambil langkah cepat guna meringankan beban penderitaan masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Maluku.

“Tidak ada alasan dan tidak mungkin saya sengaja melukai hati masyarakat Maluku yang sedang terkena musibah. Sebaliknya saya mengundang para menteri terkait yang menangani bencana alam termasuk Kepala BNPB, untuk segera melakukan langkah cepat guna meringankan beban penderitaan masyarakat terdampak bencana gempabumi di Maluku,” tukas Wiranto dalam keterangan resmi, Rabu (2/10).

Menurut Wiranto, hasil rapat memutuskan pemerintah pusat segera memberikan bantuan sesuai standar tanggap darurat. Antara lain bantuan korban meninggal, bantuan untuk rumah yang rusak, bantuan kebutuhan dasar pengungsi, dan lainnya.

Baca Juga  Gelar Pelatihan Menulis, Gapermi Maluku Hadirkan Sastrawan Nasional Dino Umahuk

Ia menuturkan, berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diterima, penyebab banyaknya pengungsi di Maluku, selain karena rumah mereka hancur, juga ada isu akan terjadi gempa susulan lebih besar dan tsunami.
 
“Padahal tak ada badan resmi yang memberi info seperti itu. Oleh karena itu, kesimpulan rapat perlu penjelasan kepada masyarakat tentang keadaan yang sebenarnya dan mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing. Karena dalam pengungsian pasti akan banyak masalah yang akan dihadapi,” terang Wiranto.

Masalah yang dihadapi di pengungsian, selain terlantarnya anak-anak dalam mendapatkan pendidikan, juga risiko penyakit ditimbulkan di lingkungan pengungsian.

Wiranto menyebutkan dalam rapat koordinasi pembahasan penanganan pasca gempa di Maluku, hadir Kepala BNPB, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Panglima TNI, Kapolri, dan Kabin di kantor Kemenko Polhukam.

Baca Juga  Insan Film Surati Jokowi, Minta Stimulus untuk Bioskop dan Hapus Pembajakan

Memang akhir-akhir ini banyak penjelasansaya yang diarahkan untuk menenangkan masyarakat. Justru diputarbalikkan untuk malah menyerang saya. Namun itu semua dapat diselesaikan dengan kesabaran dan kebesaran hati kita. Terima kasih, semoga penjelasan saya ini dapat dipahami,” pungkas mantan Panglima ABRI di jaman orde baru ini. (red)